Pengalaman Memakai Grab Car di Bali

21:59 Traveling Precils 84 Comments


Disclaimer:
Cerita ini berdasarkan pengalaman kami ke Bali tanggal 5-6 Maret 2016. Kebijakan operasional Grab atau tarif mungkin berbeda di lain waktu. Cerita ini tidak disponsori oleh Grab, kami membayar sendiri semua pengeluaran kami :)

Ketika keluarga saya dan keluarga adik saya, @diladol, akhirnya memutuskan ke Bali bareng, kami mulai kasak-kusuk mengusahakan transportasi selama kami di sana. Enaknya gimana? Sewa mobil, sewa motor, naik taksi, pakai Uber, atau pakai Grab? Tadinya adik saya sekeluarga (anaknya baru satu, ponakan saya K yang keren, umur 2 tahun) mau sewa motor saja. Sementara dari bandara ke hotel mau numpang saya naik Uber, karena kabarnya Grab Car dilarang beroperasi di bandara Ngurah Rai.


Saya tadinya mau menyewa mobil. Browsing di internet dan nanya teman, sewa mobil selama 12 jam termasuk sopir dan bensin Rp 500 ribu. Tapi setelah saya pikir-pikir, rencana kami kan nggak mau keliling ke mana-mana, cuma mau ngendon di hotel aja, jadinya sewa mobil bakalan mubazir. Sayang uangnya. Fyi, meski liburan bareng, saya dan adik saya menginap di tempat berbeda. Adik saya di hotel bintang 3 di Kuta, sementara saya dan precils di hotel bintang 5 di Canggu. Yah, sesuai tingkat kesejahteraan lah, hahaha. Menjelang hari H, ponakan K malah sakit flu, jadinya mereka memutuskan nggak jadi sewa sepeda motor. Kami putuskan mau coba pakai Uber dan Grab Car aja, sambil lihat nanti di lapangan kayak apa.

Keluarga kami mendarat di Ngurah Rai airport lebih dulu dari keluarga Dila. Ya kan Surabaya lebih dekat dari Jogja :p Sembari menunggu Dila cs, saya iseng bertanya tarif transfer dari bandara di gerai Golden Bird yang ada di area kedatangan domestik. Tarif Golden Bird ke Kuta 200 ribu, dengan mobil Avanza, jadi muat untuk kami bertujuh. Oke deh, saya cek toko sebelah dulu ya, hehe.

Setelah kami semua ngumpul, saya sudah siap-siap pakai Uber, tapi saya ragu karena di apps saya tidak bisa memilih jenis mobil. Nanti kalau dapatnya mobil kecil bagaimana? Nggak muat untuk 4 dewasa dan 3 anak. Lalu Si Ayah mencoba pesan taksi bandara di booth resmi, dekat pintu keluar. Katanya tarif dari airport ke Hotel Gemini Star di Kuta 110 ribu. Glek! Itu pun untuk mobil sedan biasa yang cuma muat berempat. Walah, mihil bingits. Mana bapaknya yang jaga galak banget. Ini gimana mau laku ya taksinya? Ketika kami masih berunding, dia teriak-teriak, "JADI PESEN APA NGGAK? KALIAN MENGHALANGI ANTREAN!" Padahal nggak ada orang di belakang rombongan kami. Good bye lah, belum juga naik taksi udah dimarah-marahi.

Akhirnya adik saya yang pintar, cekatan dan tidak sombong mencoba membuka app Grab. Aplikasi ini sama dengan app Grab Taxi di kota lain, bisa diunduh di iOS atau android. Begitu dibuka, app ini langsung tahu posisi kita. Bagian pick-up langsung terisi Ngurah Rai Airport (DPS). Tinggal memasukkan drop-off, ke mana kita ingin diantar. Adik saya memasukkan Hotel Gemini Star dan memang langsung bener lokasinya di daerah Gg Poppies II Kuta sana. Begitu lengkap pick-up dan drop-off nya, langsung kelihatan kisaran tarifnya berapa. Di app muncul Rp 25K, dari airport ke Kuta. Setelah klik "Book GrabCar" si app ini akan tuing-tuing mencarikan driver untuk kita. Gak sampai semenit langsung dapat. Begitu dapat, Dila bersorak dan langsung menelepon Pak Driver. Ternyata mobil Pak Sopir ini sudah ada di bandara, dia memberi tahu agar kami menuju ke bagian keberangkatan domestik. Mobilnya APV warna putih, nomor polisinya sudah kelihatan di app. Rombongan kami bergegas berjalan ke departure. Begitu melihat mobil APV Pak-nya, kami melambai dan mobil menepi di tempat drop off keberangkatan. Pak-nya menyapa dengan ramah. Alhamdulillah kami bertujuh muat di mobil APV yang lapang dan bersih ini. To Kuta we go!




"Untung aku tadi nyoba Grab ya," kata Dila dengan bangga. Ternyata Grab Car tetap bisa dipesan dari bandara, padahal dari berita dan blog yang saya baca, Grab dilarang beroperasi di bandara. Tapi pantas saja kalau taksi bandara merasa terancam dengan keberadaan Grab, mereka tidak bisa seenaknya sendiri melipatgandakan tarif. Saya selalu merasa dirampok dengan layanan taksi bandara. Selain kenaikan harganya sangat tidak wajar, pelayanannya pun buruk. Meski sudah membeli kupon di gerai resmi, sampai tempat tujuan masih dipalak oleh sopir. Ini terjadi tidak hanya di bandara Bali. Pinter banget ya cara Angkasa Pura menyambut turis? :|

Sementara dengan Grab Car, tarif dihitung per-kilometer, tidak terpengaruh dengan macetnya jalan. Sebelum naik, kita diberi kisaran tarif. Setelah sampai di tujuan pun, tarif tidak banyak berubah, dan driver tidak meminta uang lebih.

Dari bandara ke Kuta, kami bertujuh hanya diminta membayar 27 ribu. Murah banget kan hitungannya? Tentu kami memberi tip ke driver yang menyelamatkan kami dari taksi bandara yang overprice dan pelayanannya kasar.

Selanjutnya, saya memakai jasa Grab Car terus selama di Bali. Dari hotel Gemini Star di Kuta menuju Hotel Tugu di Canggu, saya cukup membayar 66 ribu, dengan lama perjalanan satu jam. Tentu saya memberi tip ke driver. Di rute ini, mobil yang kami naiki Avanza, masih cukup baru, bersih dan wangi. Driver ramah dan tidak banyak bicara, namun cukup pandai melewati jalan-jalan sempit di Bali, bahkan melewati jalan tembus berupa pematang sawah berkonblok menuju Canggu.

Dari Hotel Tugu sampai ke Potato Head di Seminyak, kami diantar mobil hotel. Sementara dari Seminyak ke bandara, kami kembali memakai Grab Car. Biayanya hanya 56 ribu. Kalau dihitung-hitung, total pengeluaran kami untuk Grab Car jelas lebih murah daripada kalau sewa mobil harian.

 

Di banyak tempat, saya melihat spanduk-spanduk yang menolak Grab Car dan Uber. Ada beberapa tempat yang melarang Grab dan Uber mengambil penumpang, meski mereka boleh menurunkan penumpang yang naik dari lokasi lain. Ketika saya memesan Grab di Potato Head, drivernya meminta agar tidak menyebutkan kalau dijemput Grab. Ya tinggal bilang aja dijemput driver sih, emang bener kan? Tapi nggak ada yang nanya juga :D Lagipula Grab Car nggak bisa dideteksi karena memang memakai mobil biasa.

Saya sendiri sebagai konsumen, sangat puas dan terbantu dengan adanya Grab Car. Tarifnya lebih murah dan pasti, bisa muat untuk keluarga atau rombongan, dan pelayanannya cukup bagus. Sekarang konsumen memang semakin punya pilihan, sudah waktunya perusahaan yang mengutamakan layanan ke penumpang yang menang.

Kalau kalian gimana, pakai transportasi apa selama di Bali? Ada yang punya pengalaman naik Grab Car atau Uber di Bali? Tulis di komentar ya ^_^

~ The Emak


You Might Also Like

84 comments:

  1. Terimakasih infonya mba. Rencana besok mau kebali, jd nga perlu sewa mobil. Naik grab lebih murah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama. Senang bisa membantu.

      Delete
    2. Rencana awal Juni besok saya mw ke bali 3 hari. Denger2 kalo Grab itu gak boleh masuk bandara yaa.... Saya baca2 taxi bandara disana mahal,dan saya landing itu jam 4 sore trus mau ke Jimbaran lanjut ke Erlangga. kalo pake mobil rental itungannya /6jam 300rb.Mikir2 bwt biaya transport segitu. Saya niatny mw pake grab car, kira2 ada dan bisa gak ya yg dibandara??

      Delete
    3. Kalau sendiri naik grabike ajha mbak. Lebih murah.

      Delete
    4. Kalau sendiri naik grabike ajha mbak. Lebih murah.

      Delete
    5. Bisa mbak,order grab nya dari dalam mbak trs ambil no tlp drivernya! Tlp dah drivernya,saya jg driver grab bali kok hehhehee

      Delete
  2. infonya sangat membantu mbak. Lain kali saya ke bali mau cobain aplikasi grab. Sudah saatnya sebagai pelanggan kita menikmati tarif yang PASTI dan WAJAR.

    ReplyDelete
  3. KALAU DARI BANDARA KE UBUD KIRA2 NAIK GRAB CAR KENA BERAPA YA BIAYANYA

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kurang tahu ya. Bisa dicoba dimasukkan di app-nya. Ntar ketahuan kira2 kena berapa.

      Delete
    2. Kalo travelingnya cuma sendiri, bisa beli tiket kura2 bus yang 1 day pass. 150 rb. Poolnya dari mal bali galeria

      Delete
  4. untung nemu postingan ini, my saviour huehe.. peak season kayak sekarang taksi pada naik parah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Moga-moga Grab nggak di-banned di Bali. Mending pajak utk taksinya yg dikurangin biar tarif juga turun dan bisa bersaing dengan sehat.

      Delete
  5. Taxi di bali menjengkelkan semua, gw kmrn naik gojek karna sendirian hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Kak, semakin ada saingan gak malah jadi lebih baik tapi lebih marah. Semakin ditinggal lah. Kasihan juga tapi trus gimana, sebagai penumpang pengen dilayani dengan baik, dan gak bayar mahal tentunya.

      Delete
  6. jadi pengen coba taksian pakai grab

    ReplyDelete
  7. belum pernah pakai jasa ni min, klau ada mau juga coba

    ReplyDelete
  8. reza dest4.4.16

    makasih infonya mba, very usefull for traveller. :) :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama. terima kasih sudah berkunjung ke blog Traveling Precils.

      Delete
  9. Thanks kak infonya, very helpful ^^

    ReplyDelete
  10. Grab car da best!!! grabbikenya juga bagus. :D

    VONNYDU

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belum pernah pakai Grab Bike. Sama ya dengan Gojek?

      Delete
  11. Saya juga dibali kemana2 pake grab. Hemat benget dan nyaman, drivernya ga ada yg ngebut2an di jalan. ����

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sip lah. Moga2 kualitas pelayanan gak menurun.

      Delete
    2. Gimana mau ngebut bu.. Bali udah macet bgnih.. Xixixi

      Delete
    3. oya sy mau ke bali april nanti beneran grab beroperasi dgn aman di bali ada info klw mau pesan grab hrs ngumpet"

      Delete
    4. oya sy mau ke bali april nanti beneran grab beroperasi dgn aman di bali ada info klw mau pesan grab hrs ngumpet"

      Delete
    5. oya sy mau ke bali april nanti beneran grab beroperasi dgn aman di bali ada info klw mau pesan grab hrs ngumpet"

      Delete
  12. Mantabs. Artikelnya sangat bermanfaat. Bisa dijadikan refrensi untuk sarana transportasi di Bali. Salam Kenal Dari Rental Mobil Malang Telkomsel 0821 41 555 123

    ReplyDelete
  13. such a nice post, LIKE it.....
    please visit us here -

    There are many exciting new deals and Macau Local Tour Guides Limo Bus Rentals offers coming up with the portal which is making it best enough for many tourists. The best of deals and facilities all coming up here makes it genuinely good enough for Macau Ferry Hotel Tickets Flights Packages use. Register with the portal and start using it for booking of hotel as well flight ticket purchase.

    ReplyDelete
  14. Tgl 1-3 April kemaren jg abis dri Bali. Ngajakin jagoan kecil liburan, sbenernya pgen nyobain uber/grab tp sayangnya klo ke Bali selatan banyak yg ngelarang transport online masuk..
    Kan ga lucu gtu bisa dateng ga bisa pulang.. Akhirnya nyewa Mobil (sopir+bbm) kena 400k/hari

    ReplyDelete
  15. Blognya keren penuh dengan tips tips bermanfaat.. Add bookmark buat travelingprecils, siapa tau bisa traveling bareng!! 😊.

    ReplyDelete
  16. Thanks ya Mbak, infonya sangat lengkap dan sangat berguna.

    ReplyDelete
  17. "saya sudah siap-siap pakai Uber, tapi saya ragu karena di apps saya tidak bisa memilih jenis mobil."

    Bukannya sama aja ya mba apps Uber dengan Grab Car dalam hal pilihan jenis mobil? Kalo sudah order dan muncul nama drivernya kan kelihatan nopol & jenis mobilnya. Kalo gak sesuai dengan jenis mobil yang kita cari, langsung cancel trus order yang baru lagi kan? Saya sering pakai Uber karena lebih murah dari Grab. Tapi kadang kalo Uber lagi higher price, saya cek harga Grab di jam itu. Kalo lebih murah, ambil Grab deh :P

    ReplyDelete
  18. lega rasanya setelah baca postingan ini, hhehe rencana mei awal saya mau HM d bali, semept bingung mau sewa mtr / mobil utk ktmpt" wisata, yasudah yakin dg grabbike pas baca postingan ini hehe ,tks yaa :-)

    ReplyDelete
  19. Sangat membantu info nya....Tksss ya..

    ReplyDelete
  20. Thanks infonya sangat membantu:) oh ia mau tanya, kira2 grab car masi ada tidak ya sekarang ini di bali? saya dan keluarga mau ke bali tanggal 1 mei. Kalau ada yang tau bisa info kan ke saya.
    Terima kasih

    ReplyDelete
  21. iya.. sama saya juga awal mei 2016 rencana mau ke bali dan pengen coba pake grabcar dari bandara ngurah rai ke daerah kuta.. masih beroperasi kan ya grabcar nya ? soalnya saya baca-baca beritanya kok uda dilarang katanya.. jadi bingung.. Mohon Infonya yang tau yaa..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya Grab & Uber sudah dilarang beroperasi, tapi mereka sembunyi2. Kalau Gojek masih bebas, kurang tau dengan Go-Car nya karena mereka baru beroperasi di Bali

      Delete
    2. udah ke bali mbak? ada apa ga grab car nya?

      Delete
  22. tq for your posting.

    ReplyDelete
  23. Sepengetahuan saya selama di bali,bekerja di bali lebih tepatnya, keberadaan grab,gojek,gocar,uber sebenarnya sangat membantu para wisatawan yang sedang berlibur,sy pun setuju dgn tarif murah mendapatkan pelayanan baik, akan tetapi seperti beberapa koment diatas memang banyak larangan masuk bagi mereka bernaung di usaha transportasi online tersebut..hal ini mungkin dikarenakan setiap angkutan dibali terutama "pariwisata" nya apabila ingin bergabung dengan usaha tersebut harus mengurus izin2 operasional dari dinas perhubungan,kopkar,yang tentunya membutuhkan biaya yg ckup besar ambil contoh : sebuah mobil a**nza yg ingin bergabung menjadi angkutan pariwisata harus mendaftar izin ke dishub rentan biaya antara 6-7 jt/ itupun setiap tahun harus di perpanjang,blm lagi setiap 6 bulan sekali mereka harus melakukan KIR,belum lagi samsat tahunan. sedangkan angkutan online status nya hanya mobil pribadi yg hy melakukan samsat setahun sekali.mngkn dari hal ini lah ketimpangan nya terjadi..harus ada MEKANISME yg jelas dan sekali lagi tidak semua angkutan pariwisata konvensional di bali itu "MAHAL & PELAYANAN TIDAK BAIK " semoga informasi ini dapat bermanfaat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekedar Info saja...
      Jika Mendaftar Grab, Uber, itu juga di Perlukan Ijin Pariwisata dan Transport, sama Seperti di Agent Travel buat Kendaraannya....

      Tapi, Klo di Transport Online, Ijin itu bisa menyusul sampai jangka waktu 3bln...
      Jika setelah 3bln, tidak bisa Menyetor Ijin transport itu ke Kantor Transport OnLine, maka Driver itu tidak bisa memakai Aplikasi OnLine tsb...

      Delete
    2. "sedangkan angkutan online status nya hanya mobil pribadi yg hy melakukan samsat setahun sekali".
      itu sudah tidak berlaku lagi, karena untuk bergabung menjadi sopir grab, pengemudi tetap harus urus Ijin Angkutan Sewa (KP) & Buku KIR, jadi semua peraturan transportasi sudah dipenuhi untuk bisa beroperasi.....

      Delete
    3. Anonymous3.4.17

      Gabung aja dengan taksi online om, lebih mudah dan lebih menguntungkan, wisatawan juga lebih senang

      Delete
  24. Anonymous17.6.16

    Hai....tgl 20 juni ini sy brgkat ke bali...
    Uber dan grabnya msh ada kan ya ?
    Soalnya biasa di jakarta msh bebas ..kalo di bali aku msh bingung....
    Mohon infonya...

    Thanksssss.....

    ReplyDelete
  25. kemajuan teknologi yang tidak bisa di bendung :)

    ReplyDelete
  26. Mohon info jika ada yg punya contact utk rental motor harian di daerah legian. Tks

    ReplyDelete
    Replies
    1. silahkan hub 081319993001

      Delete
  27. Taxi bandara dr ngurah rai ke seminya 175 rebu. Ettdah AC nya juga panas

    ReplyDelete
  28. bagi yg butuh sewa motor/mobil bisa mampir di jokamtravel.com

    ReplyDelete
  29. Sangat bermanfaat sekali ☺☺☺

    ReplyDelete
  30. Supperrr infonya, pas banget lagi nyari transport murah ke bandara. Thanks

    ReplyDelete
  31. sama mbak saya juga begitu datang di area kedatangan domestik bandara ngurahrai langsung belok kiri ke arah keberangkatan dari situ menuju kuta menggunakan taksi bb yang harganaya di kisaran 30-40 ribu

    ReplyDelete
  32. Hai2,boleh dong ikutan komen,hehehe
    Àku janjian sm temenku di Bali,dia dr Aussie aku dr Jkt. Aku sampe duluan di Bali, dan pengalamanku :
    1. Dari terminal domestik mudah menemukan arah Indomaret/Solaria dan kita tinggal rajin2 menelepon supir Grabnya utk janjian di spot yg aman bagi dia.
    2. Aku naik GOJEK dari hotel ke Gusto Gelato dan ke Denpasar. GoJEK sangat ramah sopan dan aku bbrp kali order GoFood juga di hotel kalau malas keluar lagi sore atau malam,GoFood juga memuaskan.
    3. Temanku dtg dari terminal Internasional,nah disini pakai Grab tapi supirnya kurang ramah, gak mau tau pokoknya nunggu di spot yang kita buta gak tau jalannya kemana. Mana temanku itu masih jet lag,bawa koper besar dan temanku juga gemuk jadi kita jalan jauh sekali bolak balik telepon terus berkali2 sama supir Grabnya,supir Grabnya gak mau tau pokoknya dia kirim whatssap isinya location Google maps yang aku juga ga tau tepatnya dimana spot dia nunggu. Kesel banget. Keselnya nambah ketika temenku terlanjur bertanya ke pihak taksi bandara berapa tarif menuju Kuta. Alhasil kami diikuti sepanjang kami berjalan bolak balik dan kami ketakutan bahwa mereka akan tau kita sedang pesan Grab.
    4. Utk daerah2 yg masuk2 agak dalam macam Jimbaran,naiklah Uber. Uber bisa menunggu dengan tarif resmi 24ribu per jam (ini pengalamanku). Pulangnya,bisa sekalian mampir INDOMARET beli pulsa dan air mineral.
    5. Aku pulang duluan dr Bali,pesan Grab ke Krisna. Padahal sudah sekalian bawa koper dr hotel. Untung supir Grabnya pas dpt yg baik sekali jadi aku minta untuk sekalian antar ke tempat oleh2 lain dan ke indomaret serta ke bandara. Dia setuju,ternyata semua hanya dekat2 banget dengan bandara tapi krn dia baik sekali aku kasih tambahan 50ribu.
    6. Intinya semua Gojek Grab uber yg baik pasti seneng kalo kita juga berbaik hati beri tip ke mereka. Sering2 sekalian kujadikan langganan dan mereka langsung pakai tarif mereka sendiri,yang gak terlalu jauh juga dr harga aplikasi,intinya mereka jauh lebih sopan dan tidak memaksa macam preman taksi bandara.
    Mudah2an shareku berguna yaaa...love all Gojek Grab dan Uber deh pokoknyaaaaa muahhhhhh xx

    ReplyDelete
  33. Saya juga punya pengalaman yg kurang enak ttg transport di bali. Tapi untung nya di hari kedua di bali dapat rental murah yang berkualitas. Mudah2an bs menjadi referensi bagi temen2 yang melakukan perjalanan di bali. http://www.rentcar-dibali.blogspot.com/2016/01/harga-rental-mobil-di-bali.html

    ReplyDelete
  34. Makasih buat informasinya,
    Karena Okt-nov besok mau ke bali,
    Sibuk searching2 informasi biar gak buta informasi,
    Jadi sangat membantu sekali postingan nya

    ReplyDelete
  35. Wah bestnye naik grab, lepas ini nggak perlu pakai travel agent lagi bisa kapan wisata sendiri ~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Uber grab sangat membantu

      Delete
  36. Artikel anda sangat menarik, apalagi anda disini sebagai konsumen atau orang yg menggunakan jasa GRAB atau UBER. Konsumen pasti berpikir GRAB atau UBER sangat jenius bisa memberikan harga murah buat konsumenya.
    Tapi konsumen tidak salah. Sikap konsumen yg demikian masih NATURAL. Emang begitu hukum ekonomi.
    Tapi Buat saya sebagai pekerja transport di bali haraga yang diberikan oleh GRAB atau UBER adalan UNATURAl, Harga yg tidak wajar. Harga ditetapkan di bawah cost produksi.
    Kami di Bali mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk bisa mendapatkan ijin anggutan wista resmi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anonymous3.4.17

      Gabung aja dengan uber dan grab, lebih mudah, lebih menguntungkan, wistawan lebih senang, dan lebih banyak relasi baru

      Delete
  37. Wah...jadi senang lihat postingan ini...grab jadi terkenal...sip lah pokok nya...bagi yang punya rencana tour ke bali bisa call saya 081338821975. Di jamin harga bersahabat. Dan langsung saya jemput di bandara. Suksma postingan nya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anonymous6.1.17

      Boleh tanya, berapa per hari nya?

      Delete
  38. kalau seandainya tiba di bali jam 00.40 WITA ,
    Apakah masih ada Grab / uber disana ??

    Mohon info nya :)
    Soalnya Besok berangkat , TQ

    ReplyDelete
  39. Saya punya pengalaman tidak mengenakan naik Grab di Bali...
    Jum'at Malam, 9 Desember 2016 saya pesan grab dari pusat oleh oleh Krisna di Jl. Raya Tuban mau menuju hotel di Jl. Wana Segara. Selama perjalanan tidak ada masalah, namun setelah sampai hotel saya baru sadar kalau HP tertinggal di grab.
    Temen coba menelpon HP saya, nada sambung masih terdengar namun tidak ada jawaban.
    Setelah itu teman coba menelpon call center GRAB dan menceritakan kejadian tertinggalnya HP saya. Call center Grab Taxi menjanjikan akan segera menelpon taksi yang kami naiki tersebut dengan ciri-ciri yang telah kami sebutkan dan berjanji akan menghubungi kami setelahnya.
    Lima menit setelah kami melapor ke call center GRAB, HP yang tertinggal coba dihubungi lagi oleh teman...celaka..ternyata HP telah dimatikan.

    Hingga saat ini kami tidak pernah dikonfirmasi dengan call center GRAB tentang bagaimana perkembangan beritanya...
    ALHASIL HP ANDROID saya HILANG...

    PESAN SAYA BUAT TEMAN-TEMAN:
    Hati hati kalau naik taksi yang seperti GRAB !!!

    Lebih baik naik taksi resmi seperti Blue Bird yang jelas siapa pengemudinya serta perusahaandan. Kalau barang kita hilang/tertinggal di taksi tersebut kita dapat menelusurinya dengan menelpon call centernya..
    Besar kemungkinan kalau barang bawaaan kita tertinggal masih ada tanggungjawab perusahaan taksi terkait untuk melacaknya dan kemungkinan barang masih bisa kembali.
    Kalau naik taksi model Grab...ibaratnya seperti kita naik angkot...barang tertinggal ya sudah...WASALAM..


    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau menurut saya tergantung drivernya, saya orang bali sering menggunakan GrabCar setiap sampai ditujuan driver selalu mengingatkan barang bawaan saya ada yg tertinggal atau tidak.sekarang tergantung drivernya kalau niat jahat pasti bakal ambil hp masnya, kalau niatan baik pasti dibalikin.

      Delete
    2. Kalau menurut saya tergantung drivernya, saya orang bali sering menggunakan GrabCar setiap sampai ditujuan driver selalu mengingatkan barang bawaan saya ada yg tertinggal atau tidak.sekarang tergantung drivernya kalau niat jahat pasti bakal ambil hp masnya, kalau niatan baik pasti dibalikin.

      Delete
    3. Kalau menurut saya tergantung drivernya, saya orang bali sering menggunakan GrabCar setiap sampai ditujuan driver selalu mengingatkan barang bawaan saya ada yg tertinggal atau tidak.sekarang tergantung drivernya kalau niat jahat pasti bakal ambil hp masnya, kalau niatan baik pasti dibalikin.

      Delete
  40. Anonymous13.1.17

    Saya mau bercerita pengalaman saya selama liburan di pulau bali,saya datang pertama di bandara i gusti ngurah rai trus saya mau ke hotel seminyak,saya tanya harga transport mobil daru bandara ke hotel haris kuta di bandrol harga rp 200.000.saya mikir mikir lagi padahal lokasi nya deket banget.trus saya mencoba order uber taxi trus dapat mobilnya.trus sopir dari uber tersebut memberi sebuah sms berisikan "mohon maaf pak,apakah bapak berkenan jalan ke indomaret sebelah warung muslim?soalnya saya tidak berani kesitu pak,karena takut di cegah lagi oleh oknum oknum sopir lokal bandara"trus saya membalas iya saya berjalan ke lokasi tsb.setelah saya ketemu dengan driver dan masuk ke dalam mobil nya.saya sedikit bertanya ke sopirnya kok tidak mau ke solaria saja toh saya juga tidak bilang pakai taxi online??sang driver menjawab saya tidak berani pak kesitu soalnya sering ribut disitu dan lokal driver bandara mereka ngecek nya via applikasi uber jadi biaa dilihat uber yang berani ambil penumpang disitu harus menanggung akibat, dan akibatnya seperti mobil dirusakin, kunci mobil diambil.kemudian saya baru paham mengapa di bali ini uber sedikit sekali yang berada di lokasi wisata.saya ada pemikiran besuk mau ke tanah lot kalau saya dari kuta bisa dapat uber ke tanah lot trus pulang nya gimana nih???saya juga ketar ketir takut dipalak harga selangit nanti dari tanah lot menuju hotel lagi atau kelokasi yang lain. Nah saya nanya ke sopir uber ini pak kalau saya charter mobilnya berapa pak perhari nya?sopir nya bilang harga 500.000 sudah include bbm dan jasa sopir.bla..bla...bla kemudian saya iyakan charter mobil+sopir tersebut selama 5 hari.sopir nya juga enak,ramah,mobil nya harum(tdk spt transport lokal) nih nama driver nya agung hp 08176521723 rekomended.soalnya aku sudah melihatnya sendiri malah di kasih diskon lagi hahaha....

    ReplyDelete
  41. Anonymous13.1.17

    Saya mau bercerita pengalaman saya selama liburan di pulau bali,saya datang pertama di bandara i gusti ngurah rai trus saya mau ke hotel seminyak,saya tanya harga transport mobil daru bandara ke hotel haris kuta di bandrol harga rp 200.000.saya mikir mikir lagi padahal lokasi nya deket banget.trus saya mencoba order uber taxi trus dapat mobilnya.trus sopir dari uber tersebut memberi sebuah sms berisikan "mohon maaf pak,apakah bapak berkenan jalan ke indomaret sebelah warung muslim?soalnya saya tidak berani kesitu pak,karena takut di cegah lagi oleh oknum oknum sopir lokal bandara"trus saya membalas iya saya berjalan ke lokasi tsb.setelah saya ketemu dengan driver dan masuk ke dalam mobil nya.saya sedikit bertanya ke sopirnya kok tidak mau ke solaria saja toh saya juga tidak bilang pakai taxi online??sang driver menjawab saya tidak berani pak kesitu soalnya sering ribut disitu dan lokal driver bandara mereka ngecek nya via applikasi uber jadi biaa dilihat uber yang berani ambil penumpang disitu harus menanggung akibat, dan akibatnya seperti mobil dirusakin, kunci mobil diambil.kemudian saya baru paham mengapa di bali ini uber sedikit sekali yang berada di lokasi wisata.saya ada pemikiran besuk mau ke tanah lot kalau saya dari kuta bisa dapat uber ke tanah lot trus pulang nya gimana nih???saya juga ketar ketir takut dipalak harga selangit nanti dari tanah lot menuju hotel lagi atau kelokasi yang lain. Nah saya nanya ke sopir uber ini pak kalau saya charter mobilnya berapa pak perhari nya?sopir nya bilang harga 500.000 sudah include bbm dan jasa sopir.bla..bla...bla kemudian saya iyakan charter mobil+sopir tersebut selama 5 hari.sopir nya juga enak,ramah,mobil nya harum(tdk spt transport lokal) nih nama driver nya agung hp 08176521723 rekomended.soalnya aku sudah melihatnya sendiri malah di kasih diskon lagi hahaha....

    ReplyDelete
  42. Terimakasih buat temen2 yang sudah berkunjung ke Bali, seandainya di kesempatan yang akan datang akan berkunjung ke Bali lagi, dan butuh antar jemput bandara atau tour keliling Bali, bisa kontak di wa/line 08179426590, harga sesuai dengan app grab/uber, karena kami sendiri juga grab/uber, terimakasih

    ReplyDelete
  43. Terimakasih buat temen2 yang sudah berkunjung ke Bali, seandainya di kesempatan yang akan datang akan berkunjung ke Bali lagi, dan butuh antar jemput bandara atau tour keliling Bali, bisa kontak di wa/line 08179426590, harga sesuai dengan app grab/uber, karena kami sendiri juga grab/uber, terimakasih

    ReplyDelete
  44. Ada benarnya tp ada bohongnya, dia bilang ke kuta pakai golden bird 200rb dgn mobil avanza, mana ada golden bird pake avanza yg ada jg innova

    ReplyDelete
  45. Sekedar informasi buat rekan-rekan yang akan ke Bali. GRAB & UBER (G&U) masih ada sampai sekarang. Memang ada wilayah tertentu yg melarang keberadaan G&U. Ya...mungkin mereka merasa terancam dengan keberadaan taxi online. Oleh karena itu persiapan adalah hal yang penting. Saya siap membantu Anda. Hubungi di nomor 0831 2932 3339 Agus PM Ok

    ReplyDelete
  46. Info buat rekan rekan yg akan ke Bali. G&U masih ada sampai sekarang. Memang terlarang untuk beberapa wilayah tertentu. Tapi dengan persiapan yg baik Anda bisa terhindar dari kesulitan dan pengeluaran yg tidak perlu. Silahkan hubungi nomor di bawah. Saya siap membantu rekan sekalian di Bali. 0831 2932 3339 Ags Denberg psst...biaya ekonomis dan terjangkau dengan G&U.

    ReplyDelete
  47. 2017 gimana keadaan GRAB dan Uber? masih beroperasi atau tutup?

    ReplyDelete
  48. Infonya bermanfaat sekali. Rencana akhir tahun saya mau traveling ke bali. Kalo go-car di bali ada nggak ya?

    ReplyDelete
  49. Anonymous3.4.17

    Yang papling sulit untuk taksi online daerah tanah lot dan lalaguna, di lalaguna malah diikuti jika jalan kaki agak jauh.

    ReplyDelete
  50. grab ada kayak gojek gitu gak sih? ada fasilitas go pay yang nanti harganya lebih murah 20%-50%?

    ReplyDelete
  51. julita sari10.5.17

    mau nanya
    tarifnya itu klo di order per orang atau per mobil???

    alnya klo go car
    misal order harganya 25.000 bebas mau brapa orang
    maksimal muatan mobilnya...

    ReplyDelete
  52. Kalau aku tidak mau .cuma 25000 ke popies .bayar parkir 7000 belum minyak
    Sisa 10000. Beli rokok tak cukup hahahahaha mana mobil penuh lagi apa tidak kasian mobil nya .naik ber 5 bayar 10000.Lebir murah dari naik KUDA

    ReplyDelete
  53. Liburan di Bali memang menyenangkan, sayangnya untuk transportasi masih sulit, khususnya transportasi umum sangat terbatas pilihannya hanya menggunakan sarbagita dimana jumlah dan trayeknya yang sedikit dsn tidak membantu bagi pekerja ataupun mereka yang sedang jalan-jalan di Bali.

    Bali taxi Seperti taksi di Bandara Ngurah Rai sangat membantu tranportasi perjalanan liburan, namun jenis taxi konvensional sangat tidak hemat, cerdasnya memang menggunakan jenis taksi online seperti grab dan uber untuk mobil dan gojek atau grab bike untuk pilihan motor.

    Perlu dicermati mekanisme persaingan transportasi online ini sangat tidak sehat terhadap transportasi konvensional sehingga sering terjadi benturan fisik yang mengakibatkan konsemuen sebagai korbannya. apalagi kebanyakan penduduk pribumi bali kususnya warga lokal setempat bekerja sebagai sopir pada kebanyakan hotel tersebar di bali. dimana kebaradaan taxi online diamggap sering mensabotasi lahan mereka karena harganya yg terlampau rendah.

    Akan lebih baiknya bila anda pergi ke Bali bersama rombongan untuk sewa mobil menggunakan set agen travel maupun sewa mobil dengan sopir atau setir sendiri dengan lepas kunci, jadi liburan anda akan jauh lebih aman dan tentunya menyenangkan.

    Namun bila anda sendiri ataupun berdua akan lebih baiknya menggunakan jasa sewa motor, transportasi ini merupakan pilihan terbaik karena murah dan sangat flexibel kususnya utk perjalanan jarak dekat seperti mengunjungi kawasan bali selatan. Jika anda merasa ragu Anda bisa menggunakan GPS map, ukuran Bali yang kecil tidak akan membuat Anda tersesat dan Justru malah membuat liburan lebih berkesan dan menyenangkan.

    sewamotordikuta.com

    ReplyDelete