Posts

Showing posts from 2016

10 Aktivitas Seru Untuk Keluarga di Kapal Pesiar

Image
Lima hari berlayar melintasi selat Malaka kira-kira bakalan bosan nggak? Cuma bisa lihat laut melulu? Enggak lah kalau kapalnya Royal Caribbean. Di kapal pesiar Mariner of The Sea yang kami naiki dari Singapura ini, ada banyak banget aktivitas yang bisa dipilih dan dicoba ketika kapal berlayar maupun ketika kapal bersandar. Saya pilihkan sepuluh aktivitas yang ramah keluarga banget dan bakal disukai sama anak-anak.

Mewahnya Akomodasi Kapal Pesiar Royal Caribbean

Image
Sebelum naik ke kapal pesiar Royal Caribbean, saya deg-deg-an membayangkan bagaimana nanti kalau saya mabuk laut. Maklum lah, nenek moyang saya bukan pelaut. Saya kembali teringat pengalaman ngehe menyeberang selat Bass dari Tasmania, pusing banget terombang-ambing di lautan meski cuma berlayar semalam. Juga pengalaman terakhir kami LOB menyusuri sungai Sekonyer di Tanjung Puting National Park. Kapal kelotoknya sih jalan pelan-pelan, tapi dua hari setelah kembali ke darat, rasanya badan masih terayun-ayun di sungai.

Tapi rasa penasaran saya pada kapal pesiar mengalahkan kecemasan saya. Dan... begitu lihat kamar dan balkonnya, rasa gugup saya langsung lenyap, berganti dengan excitement. Batin saya, "Ini sih hotel terapung bintang lima!"

Cruise 101: Pengalaman Pertama Naik Royal Caribbean

Image
Delapan tahun yang lalu, ketika masih tinggal di Sydney Australia, kami berkesempatan untuk 'naik' kapal pesiar karena teman saya yang bekerja sebagai kru kapal mengundang kami sekeluarga untuk mengunjungi kapal. Tapi ya cuma naik doang ketika kapal berlabuh, hehehe. Saya pun sempat foto-foto di restoran dengan piring kosong sambil berharap suatu saat bisa naik kapal pesiar beneran, bukan yang sedang parkir.

Alhamdulillah kesempatan itu akhirnya datang juga. Kami baru saja pulang dari cruise 4 malam bersama Royal Caribbean. Kami berlayar dari Singapura, pelabuhan yang paling dekat dengan Indonesia, yang dilayani oleh Royal Caribbean. Rute cruise kami selama 5D/4N adalah Singapura - Port Klang (KL) - Langkawi - Singapura

Review Hotel Village Bugis Singapura

Image
Saya sudah lama pengen nginep di Hotel Village di daerah Bugis yang lokasinya super strategis ini. Alhamdulillah kesampaian juga pas liburan kali ini, meskipun enggak dapat tarif yang murah.

Karena sekolah di sekolah Islam, anak-anak mendapat ekstra libur di hari-hari Tasrik. Saya ajak anak-anak ke Singapura (lagi) karena ada voucher Jetstar $330, refund dari kesialan saya dan Si Ayah ketika jalan-jalan pacaran ke Taipei tahun lalu. Kok ndilalahnya, tanggal itu bertepatan dengan acara Formula 1 digelar di Singapura. Just my luck, harga hotel sudah tentu meroket. 

5 Kafe & Bakery Halal di Area Bugis Singapura

Image
Beberapa tahun belakangan ini banyak muncul kafe dan bakery trendi di Singapura yang dikelola oleh anak-anak muda. Kabar gembira buat kita semua, banyak yang pemiliknya muslim. Jadi meskipun belum memiliki sertifikat halal, bahan-bahan makanan yang mereka gunakan halal semua. Beberapa kafe halal nan trendi tersebut terkonsentrasi di area Bugis, atau sering juga disebut sebagai Arab Quarter atau Kampong Glam.

Area Bugis, di antara stasiun MRT Bugis dan MRT Lavender, memang pilihan utama sebagai base camp untuk traveler muslim. Di sini gampang dijumpai restoran, kafe, dan bakery halal. Dua pilihan restoran halal untuk makan besar (makan nasi) adalah Zam-Zam dan Hjh Maimunah. Zam-Zam lokasinya di 679 North Bridge Rd, persis di seberang Masjid Sultan. Resto ini menyajikan masakan India. Coba deh murtabak-nya yang terkenal enak banget. Sementara restoran Hjh Maimunah adalah salah satu restoran halal yang mendapat Michelin Star (peringkat untuk restoran yang bagus). Restoran ini ada di Jalan…

Makan Hemat di Kantin Karyawan Changi Airport

Image
Singapura termasuk negara yang mahal sebagai tujuan traveling. Apalagi kalau kurs dolar dengan rupiah sedang tinggi. Sekarang ini (September 2016), kurs 1 SGD = Rp 9.750, tergantung di mana kita tukar uangnya. Tarif hotel jelas mahal, namun  bisa disiasati dengan tinggal di hotel budget atau hostel. Harga makanan tidak terlalu mahal dibandingkan dengan makanan di Australia atau negara-negara di Eropa, tapi tetap saja lebih mahal dibandingkan Indonesia. Karena itu harus pinter cari tempat makan yang hemat.

Kalau kelaparan di airport gimana dong? Biasanya kan makanan di bandara lebih mahal daripada di kota. Kabar baiknya, di bandara Changi, kita orang umum boleh makan di kantin karyawan. Staff Canteen ini sudah jadi rahasia umum di kalangan backpacker yang budget jalan-jalannya pas-pasan. Di mana sih lokasinya? Yuk ikuti petunjuk The Emak, terutama yang baru pertama kali mendarat di Changi Airport, biar nggak nyasar.

Boss Singapura, Hotel dengan Sarapan Halal

Image
Traveling ke Singapura kali ini, saya sengaja mencoba hotel yang buffet breakfast-nya halal. Nggak banyak pilihan hotel di Singapura yang restoran dan dapurnya sudah mempunyai sertifikat halal dari MUIS (Majlis Ugama Islam Singapura). Hotel Boss di dekat stasiun MRT Lavender ini salah satunya yang bisa terjangkau oleh kantong saya :)

Saya pesan hotel ini dari website Booking.com, yang bisa dibatalkan tanpa denda. Alasannya, karena isu virus Zika yang merebak, saya masih maju mundur syantiek, jadi apa enggak ke Singapura. Saya perlu memesan hotel yang bisa di-cancel, dan pilihan terbaik adalah memesan lewat booking dot com. Setelah saya konfirmasikan ke teman-teman yang juga nge-trip ke sana, ternyata kondisi di Singapura nggak seheboh yang diberitakan media. Semua tetap beraktivitas seperti biasa, hanya saya perlu waspada dengan selalu mengoleskan lotion anti nyamuk.

Kartupos dari Maharasthra India

Image
Awal bulan Juni Si Ayah mendapat undangan workshop di India. Biasanya dia agak nggak enak sering pergi meninggalkan keluarga, karena dia tahu saya yang lebih seneng traveling, sementara dia yang lebih sering mendapat kesempatan untuk pergi. Tapi kali ini, dia nggak merasa bersalah pergi karena tahu India nggak masuk ke bucket list, destinasi impian saya. Sampai saat ini saya belum pengen ke India, cukup membaca atau mendengar ceritanya saja :)

Acara workshop tentang Citizen-Led Assesment ini cukup padat. Nino cuma punya waktu satu setengah hari untuk jalan-jalan, itu saja diorganisir oleh panitia. Karena itu dia malas bawa kamera besar (nggak besar-besar banget sih, wong 'cuma' mirrorless), apalagi bawa tripod. Dalam perjalanan ke India kali ini, Si Ayah hanya berbekal kamera poket lawas, Canon S-95. Tapi dasar pinter motret, dengan kamera poket pun dia bisa menghasilkan foto-foto keren (menurut istrinya, hahaha). Memang bener sih yang bilang: yang penting bukan gadget-nya, tap…

Naik Bus dari Sydney ke Canberra

Image
Bulan Juni Si Ayah menghadiri konferensi di Canberra. Tentu Si Emak saleha yang mengurusi semuanya, termasuk cari tiket pesawat (pakai Air Asia dari DPS - SYD, 5 jutaan), pesan penginapan (dapatnya paling murah di ANU University House) dan mencarikan transportasi dari Sydney ke Canberra. Tidak ada penerbangan langsung dari kota di Indonesia ke Canberra, jadi memang harus transit. Kota terdekat dengan Canberra adalah Sydney (3 jam berkendara). 

Pilihan transportasi dari Sydney ke Canberra bisa dengan kereta api, pesawat, sewa mobil atau dengan bus (coach). Kereta api kurang saya rekomendasikan karena waktu tempuhnya yang lebih lama daripada bus (4 jam 20 menit) dan harganya sedikit lebih mahal daripada tiket bis (AUD 39,54). Jangan kaget ya kalau kereta api di Australia jalannya lambaaaaat, hahaha. Kereta api ini cocok untuk orang yang selo, karena jadwalnya pun kurang fleksibel, hanya ada tiga jadwal kereta dari Sydney ke Canberra: jam 7, 12 dan 18. Untuk lebih lengkapnya cek http://ww…

Mengurus Visa India untuk Konferensi

Image
Bulan Juni yang lalu Si Ayah menghadiri workshop dan konferensi di Aurangabad, Maharashtra, India. Alhamdulillah saya nggak perlu ikut, karena India memang nggak belum ada di bucket list saya :D Tapi seperti biasanya, saya yang ikutan ribet ngurus ini itu, termasuk ngumpulin dokumen untuk visa.

Masalah tambah ruwet karena Si Ayah juga harus berangkat ke Australia di bulan yang sama. Rempong kuadrat! Untungnya mengurus visa Australia langsung di kantor VFS Global tidak perlu menyerahkan paspor asli, sehingga paspor aslinya bisa dipakai untuk mengurus visa India. Jadilah di suatu hari Selasa yang cerah, Si Ayah berangkat ke dua tempat di Jakarta untuk mengurus dua visa. Saya komat-kamit berdoa dari rumah.

Alila Solo, Kemewahan yang Terjangkau

Image
Saya sudah lama 'ngidam' pengen menginap di hotel Alila. Mana saja deh, karena hotelnya cakep-cakep semua. Alila Ubud, Manggis, Seminyak, atau Uluwatu. Tapi memang tarifnya mahal ya, karena memang luxury hotel. Begitu dapat kabar grup Alila buka hotel di Solo, saya langsung masukin ke bucket list. Semahal-mahalnya Solo berapa sih? ;) Alhamdulillah kesampaian mencoba hotel Alila pas long weekend di bulan Mei kemarin.

Hotel Alila Solo ini masih baru, baru buka bulan November 2015. Beberapa fasilitasnya juga baru buka ketika saya menulis review ini, seperti rooftop bar dan spa. Saya memesan kamar deluxe lewat Agoda seharga US$ 83,61 atau sekitar 1 juta rupiah. Setelah membandingkan di Hotels Combined, waktu itu tarif di Agoda memang lebih murah. Harga sudah termasuk pajak dan sarapan gratis untuk 2 orang. Tarif ini sedikit di atas rata-rata karena bertepatan dengan liburan akhir pekan panjang.

Memesan Penginapan Airbnb di Taipei

Image
Mau memesan penginapan yang lebih hemat daripada hotel dan lebih privat daripada hostel?Mungkin Airbnbbisa menjadi pilihan. Sebenarnya apa sih Airbnb itu?Website ini mempertemukan traveler yang memerlukan penginapan dan orang-orang biasa yang menyewakan kamar/apartemen atau rumahnya. Saya sekeluarga pernah menyewa apartemen di Paris dan vila di Ubud melalui airbnb. Aman nggak? Dari pengalaman saya sih aman dan berkesan, tapi tentu ada tip dan triknya. Baca sampai habis ya.

Step-by-step untuk memilih dan menyewa akomodasi di airbnb gampang banget, mirip dengan situs booking engine lainnya. Tapi di sini kita harus daftar menjadi anggota dulu, karena penyewa juga ingin tahu profil kita.

Balada Tiket Gratisan Jetstar

Image
Ini cerita saya ketika menang kuis berhadiah tiket Jetstar ke mana saja (yes, you heard that right :p) yang sudah saya pakai hornymoonhoneymoon Desember 2015 lalu. Kenapa baru cerita sekarang? Karena... ternyata urusannya panjang dan baru saja selesai bulan lalu. Mau dengar cerita lengkapnya nggak? Jadi gini...

Juli 2015 saya ikutan kuis di fanpage FB Jetstar Asia. "Like" fanpage mereka deh, sering banget ada kuis, siapa tahu rezeki kamu. Pertanyaannya waktu itu gampang banget, cuma disuruh menyebutkan tiga destinasi impian Jetstar Asia dengan transit di Changi Singapura. Alhamdulillah, rezeki Emak salehah, saya menang. Hadiahnya nggak tanggung-tanggung, dua tiket Jetstar pp ke mana saja, asal masih rute yang dilayani Jetstar Asia plus voucher Changi sebesar SGD 100. Awalnya saya sangka cuma dapat satu tiket pp, eh ternyata setelah saya baca lagi emailnya, hadiahnya 1 PAIR of return economy starter flights. Saya sampai nanya-nanya ke suami dan teman-teman, 1 pair itu sama den…

Pacaran di Paris

Image
Dear N,
Barangkali kamu tidak ingat persis apa yang terjadi malam itu. Ya aku maklum sih, ingatanmu kamu prioritaskan untuk hal-hal besar, seperti menyelamatkan dunia dari kebodohan dan semacamnya :p Hal-halseperti roman menye barangkali cuma nyangkut sedikit di pikiranmu. Nggak ada salahnya kan akuceritakan ulang, itung-itung untuk pemanasan anniversary kita yang ke... lima belas (moga-moga kamu nggak lupa berapa tahun persisnya kita bersama).

Sungguh aku bangga sama kamu, mengirim empat paper dan semuanya diterima di konferensi yang cukup bergengsi di Parisini. Karena kamu sibuk, aku sengaja nggak bikin itinerary rinci hari per hari. Biarlah aku yang momong anak-anak seperti biasanya, menjelajahi Paris bertiga naik metro dan jalan kaki. Cukup seru sih pengalaman kami. Meski tahu nggak, aku sengaja nggak masuk ke museum atau atraksi wisata yang berbayar. Lha gimana, duit kita udah habis buat sewa sepeda di Amsterdam, mengunjungi museum Van Gogh & NEMO, dan... buat beli tiket Disney…

Review Vila Ratna 2 Ubud

Image
Gara-gara Big A harus ikut acara outbond sekolah, liburan kami di Ubud kali ini singkat banget. Tapi nggak papa, meski hanya menginap semalam kami puas karena vila yang kami tempati kali ini istimewa banget. Saya nggak salah memilih Vila Ratna 2 di Airbnb.

Sudah saya ceritakan di postingan sebelumnya kalau saya punya kredit Airbnb hasil menang kuis @kartupos. Iya, alhamdulillah saya sering menang kuis. Tapi jangan khawatir, saya juga sering bagi-bagi rezeki kok. Kalau mau voucher Airbnb senilai $35, bisa daftar lewat tautan ini:https://www.airbnb.com/c/akumalasari. Lumayan kan dapat diskon sekitar Rp 460 ribu untuk pemesanan pertama. 

Sepedaan di Amsterdam

Image
When in Rome do as the Romans do...
Peribahasa ini kalau diterjemahkan dalam bahasa Belanda: ketika kamu di Amsterdam, naiklah sepeda. Begitu kira-kira :)

Saya memang berencana mengajak keluarga untuk sepedaan di Amsterdam kalau cuaca cerah. Dalam rangkaian jalan-jalan ke Eropa, kami cuma menginap dua malam di Amsterdam. Begitu ada satu hari tanpa hujan, kami langsung melipir ke tempat persewaan sepeda.

Kami menyewa sepeda di Mac Bike yang cabangnya ada di mana-mana di kota ini, salah satunya di sebelah stasiun Centraal. Selama di Amsterdam kami menginap di hotel Meininger Sloterdijk, satu stasiun dari Centraal. Setelah sarapan di hotel, kami naik kereta ke Centraal, sewa sepeda seharian untuk keliling kota, dikembalikan ke tempat semula dan nanti pulang ke Sloterdijk naik kereta lagi.

Postcard from Istanbul

Image
"'Picture, picture!', kata anak muda itu sambil menarik tangan saya. Setelah melihat hasilnya, mereka berseru girang dalam bahasa yang asing untuk telinga saya. Kemudian mereka bercerita, mungkin tentang asal usulnya. Tiga kata yang saya mengerti dari cerita mereka hanyalah picture, selfie, dan Kurdistan." ~ Nino Aditomo

Pengalaman Pahit 'Diusir' dari Potato Head Bali

Image
Tuhan memang maha asyik. Saya diajak guyon waktu liburan sekeluarga ke Bali tempo hari. Sabtu pagi saya dibuat jumawa karena profil keluarga kami dimuat di koran Jawa Pos, bersanding dengan profil Mbak Nyomie yang sudah naik turun gunung membawa anaknya dan juga Mbak Sha Ine Febriyanti, aktris papan atas. Lha apalah saya ini, Emak-Emak ndeso yang ikutan nampang di koran. Jelas saya besar kepala. Sabtu siangnya kami disambut dengan sangat ramah di hotel Tugu di Canggu Bali. Di hotel mewah ini semua keinginan kami bisa dituruti. Mau afternoon tea di bale-bale? Boleh. Mau sarapan di pantai? Monggo. Di sini tamu bagaikan raja, kami sampai menyesal karena hanya menginap satu malam saja. Lha gimana lagi, menangin voucher hotel-nya cuma untuk satu malam :p. E lha kok Minggu sorenya kami 'diusir' dari beach club yang tersohor di daerah Seminyak ini. Ha-ha-ha.

Pengalaman Memakai Grab Car di Bali

Image
Disclaimer:
Cerita ini berdasarkan pengalaman kami ke Bali tanggal 5-6 Maret 2016. Kebijakan operasional Grab atau tarif mungkin berbeda di lain waktu. Cerita ini tidak disponsori oleh Grab, kami membayar sendiri semua pengeluaran kami :)

Ketika keluarga saya dan keluarga adik saya, @diladol, akhirnya memutuskan ke Bali bareng, kami mulai kasak-kusuk mengusahakan transportasi selama kami di sana. Enaknya gimana? Sewa mobil, sewa motor, naik taksi, pakai Uber, atau pakai Grab? Tadinya adik saya sekeluarga (anaknya baru satu, ponakan saya K yang keren, umur 2 tahun) mau sewa motor saja. Sementara dari bandara ke hotel mau numpang saya naik Uber, karena kabarnya Grab Car dilarang beroperasi di bandara Ngurah Rai.

Luxury Stay at Hotel Tugu Bali

Image
Dari dulu saya sudah ngincer pengen merasakan menginap di sini. Grup Tugu memiliki beberapa hotel yang cantik dan unik di Indonesia, yaitu Tugu Malang, Tugu Lombok, Tugu Blitar dan Tugu Bali ini. Saya pernah makan dan diajak tur di hotel Tugu Malang. Keren banget memang, jadi pengen mencoba semua properti Tugu.

Makanya... ketika akun instagram @kartuposinsta mengadakan #KartuposAuction, saya sudah bertekad harus menang. Alhamdulillah berhasil :)Voucher hotel Tugu ini sebenarnya bisa digunakan sampai bulanDesember 2016, tapi akhirnya kami pakai awal Maret ini agar bisa bareng dengan Tante @diladol. Big A kebetulan juga punya tiket Garuda yang belum terpakai, jadi dia bisa mencoba terbang sendiri ke Bali, sementara saya, Si Ayah dan Little A naik pesawat yang lebih murah, hehehe. Cerita Big A, in her own words, bisa dibaca di sini.

[Big A Travel Journal] My First Solo Flight

Image
It finally came. The day I was waiting for. The day I rode Garuda again! I finally got to go on a plane after nearly 1 year. That has got to be an achievement. And for the first time, I got to ride it alone.

Your reactions might have been surprised. You might have thought I was going to another  country by myself without any parent supervision. Ha! I wished that's what happened. Unfortunately that's not what happened. I just went to Bali. And my parents went with me. Not on the same plane though. They went on Air Asia while I went on Garuda. It's a long story. But I just might tell you.

LOKAL, Hotel Kecil Nan Cantik di Jogja

Image
Nggak nyesel menginap di hotel Lokal Yogyakarta, mesti tarif hotel bintang tiga ini lebih tinggi dari rata-rata hotel dengan bintang yang sama. Kamarnya nyaman, desainnya keren, makanannya enak dan kami bisa renang-renang cantik seperti punya kolam renang pribadi.

Sudah lama saya pengen nginep di hotel kecil yang trendi ini. Impian baru kesampaian minggu lalu, pas kami ke Jogja menjenguk Ayah Ibu saya. Alhamdulillah saya punya tabungan kredit di Paypal, bisa buat nginep 'gratis'. Sempat bingung juga booking engine mana yang bisa dibayar pakai paypal. Biasanya saya pakai apps HotelQuickly di hp untuk pemesanan mendadak, bisa dibayar pakai paypal juga. Tapi sayangnya Lokal belum terdaftar di HQ. Padahal bisa dapat diskon 130 ribu kalau pakai kode promo: AKUMA72 :) Agoda katanya juga bisa bayar pakai Paypal, tapi ternyata untuk hotel-hotel tertentu saja. Akhirnya saya pesan lewat website Hotel Travel

Pengalaman Memperpanjang e-Paspor di Kanim Surabaya

Image
Ini dia urusan lima tahunan yang mesti dijalani: memperpanjang paspor. Sebaiknya, enam bulan sebelum masa berlaku paspor habis, harus segera diperpanjang lagi. Kalau enggak, sama saja tidak bisa dipakai ke luar negeri atau untuk aplikasi visa. Pengalaman Si Ayah ketika mendadak harus bertugas ke Australia, masa berlaku visanya 6 bulan plus 1 hari. Aplikasi visanya di-pending sampai dia bisa menyerahkan paspor baru. Akhirnya, karena mepet, Si Ayah meminta bantuan agen di Jakarta untuk membuat paspor yang sehari jadi. Agen bertugas mengambilkan nomor antrean dan mengisi formulir. Si Ayah tetap datang untuk foto dan wawancara.

Sebenarnya, membuat atau memperpanjang paspor sendiri sekarang gampang banget. Syaratnya mudah dan biayanya jelas. Hanya saja, memang perlu waktu seharian untuk antre pelayanan.

Untuk orang umum, ada dua macam paspor: paspor biasa dan e-paspor atau paspor elektronik. Fungsinya sama, hanya saja e-paspor sudah dilengkapi chip yang tertanam di sampulnya. Biaya pembuata…

Follow Our Instagram @travelingprecils