Merayakan Tahun Baru ala Sydneysider

22:57 Traveling Precils 2 Comments


Benarkah pesta kembang api malam tahun baru di Sydney terbesar dan terbaik di dunia?

Setidaknya begitulah yang selalu disombongkan oleh pemkot Sydney, bahwa tidak ada yang bisa mengalahkan megahnya kembang api malam tahun baru di Sydney. Memang Sydney, kota terbesar di belahan bumi selatan, beruntung melewatkan malam tahun baru pada musim panas. Sementara di belahan bumi utara, Eropa dan Amerika melewatkan malam tahun baru dengan suhu minus, warga Sydney dan Australia pada umumnya bisa berpesta dengan suhu hangat, dan kalau beruntung, cuaca cerah. Sydney juga beruntung memiliki pelabuhan yang begitu spektakuler. Kembang api malam tahun baru, dengan koreografi yang sama diluncurkan dari 7 titik, termasuk dari Sydney Harbour Bridge. Mungkin kota-kota lain juga bisa berpesta kembang api, namun tidak ada yang mempunyai backdrop secantik pelabuhan Sydney.

Memilih tempat untuk menonton kembang api ini gampang-gampang susah. Untuk melihat panduan lokasi lengkap untuk menonton, bisa meng-klik website ini. Website yang dibuat pemkot Sydney ini berisi informasi penting seputar lokasi menonton, cara menuju kesana dengan transportasi umum (stasiun atau halte bis terdekat) dan peraturan umum di lokasi tersebut, misalnya dilarang membawa minuman beralkohol, dilarang berkemah dll. Website ini selalu di-update tiap tahun.

Lokasi paling populer untuk menonton adalah sekitar Circular Quay yang dekat dengan Opera House dan Sydney Harbour Bridge. Tempat ini biasanya paling cepat penuh. Kalau ingin mendapatkan tempat terbaik, harus datang pagi-pagi banget dan menggelar tikar di sana :p Kalau tidak ingin berdesak-desakan, sebaiknya hindari lokasi yang paling ramai ini. Kami sendiri tidak pernah 'berani' nonton di sini.

Pengalaman The Precils
Kami beruntung tinggal di Sydney dan sudah lima kali menonton kembang api setiap malam tahun baru (dan tidak bosan). Pertama kali kami menonton kembang api ini di Mrs Macquaries Point. Waktu itu kami belum begitu berpengalaman dan memutuskan ke lokasi ini karena orang bilang ini tempat terbaik. Memang lokasi ini menjadi favorit fotografer untuk mengabadikan Sydney Firework. Dari Mrs Macquaries Point kita bisa melihat Sydney Opera House dan Sydney Harbour Bridge di belakangnya. Tak heran kalau foto Sydney firework yang menjadi headline di koran dan kanal berita adalah dari lokasi ini. Sayangnya di sini banyak sekali pohon-pohon besar yang menghalangi pandangan ke kembang api. Kalau tidak mendapat lokasi terdepan yang dekat dengan air, pandangan ke kembang api akan terhalang pepohonan. Itulah yang kami alami 5 tahun lalu, menonton kembang api dari balik pepohonan :D Lokasi ini juga tidak bebas dari alkohol. Ketika masuk ke taman ini, semua orang diperiksa barang bawaannya dan dilarang membawa alkohol. Namun di tempat ini alkohol dijual dalam gelas-gelas plastik. Tak heran kalau menjelang tengah malam, banyak yang sudah mabuk dan bertingkah aneh. Kalau membawa anak kecil, sebaiknya mencari lokasi atau vantage point yang bebas dari alkohol. Daftarnya bisa dilihat di website ini.

Tahun berikutnya, kami menonton di Darling Harbour. Dari lokasi ini kami tidak bisa melihat kembang api dengan background Sydney Harbour Bridge. Koreografi firework-nya juga berbeda dengan 7 titik peluncuran dari Sydney Harbour. Namun lokasi ini ramah untuk keluarga dan bebas dari alkohol. Kelebihannya, kita diberi suguhan hiburan dari panggung selama menunggu kembang api yang diluncurkan. Waktu itu kami datang sekitar pukul 4 sore dan masih bisa mendapat tempat paling depan, dekat dengan air. Selain kembang api tengah malam, ada juga family firework yang diluncurkan pukul 9 malam, begitu suasana mulai gelap. Biasanya, keluarga dengan anak-anak kecil (termasuk kami) hanya menonton kembang api keluarga ini dan pulang sebelum tengah malam.

Tahun ketiga, kami menonton dari Balmain East. Dari sini kami masih bisa melihat jembatan Sydney Harbour dengan jelas. Kami sampai di lokasi sekitar pukul 6 sore dan berhasil mendapatkan secuil tempat di dekat taman bermain. Suasana sudah ramai sekali, penuh dengan orang-orang yang berpesta. Karena lokasi ini tidak bebas alkohol, orang yang mabuk tidak terhindarkan. Di sini, kami hanya melihat kembang api keluarga pukul 9 dan segera pulang sesudahnya dengan naik bis kota. Pengalaman menonton kembang api di Balmain pernah saya ceritakan di sini.

Tahun 2010, kami menonton di Blues Point Reserve. Lokasi ini tempat terbaik kedua setelah Mrs Macquaries Point karena kita bisa melihat Sydney Harbour Bridge dan Sydney Opera House. Bedanya, di Blues Point ini Opera House-nya hanya kelihatan kecil karena terletak di belakang jembatan. Tempat ini lebih baik daripada Mrs Macquaries Point dalam hal tidak adanya pohon-pohon penghalang pandangan dan juga bebas dari alkohol. Namun karena view-nya yang bagus, lokasi yang berupa taman ini cepat sekali terisi. Kami harus menjaga tempat mulai dari pukul 11 siang. Kami dan teman-teman sudah siap dengan tenda, tikar dan makanan. Mendapat lokasi yang bagus, sayang kalau hanya menonton yang jam 9. Dengan nekat kami tinggal sampai jam 12 malam dan menyaksikan betapa kembang api Sydney memang spektakuler. 

Pengalaman itu harus dibayar dengan susahnya mendapatkan jalan pulang. Begitu kembang api selesai diluncurkan, orang-orang segera menuju stasiun kereta api atau halte bis terdekat. Pemkot Sydney memang menganjurkan semua orang memakai kendaraan umum dengan menutup semua jalan menuju kota. Kami susah payah masuk stasiun North Sydney yang penuh sesak dengan orang. Kereta pulang yang kami naiki pun penuh sesak dengan orang, baik yang mabuk maupun yang masih sadar. Kami baru sampai rumah sekitar pukul 2 pagi. Pengalaman pulang yang tidak mengenakkan ini membuat Si Ayah tidak mau lagi menonton kembang api tengah malam, seperti tahun ini.

View dari Observatory Hill
Tahun lalu (2011) saya tidak membuat rencana jauh-jauh hari untuk menonton kembang api, sambil menunggu apakah ada teman-teman yang mengajak untuk menonton bersama. Dua hari sebelum malam tahun baru, kami mengunjungi Sydney Observatory yang letaknya di bukit dekat The Rocks. Dari lokasi ini ternyata kita bisa melihat pelabuhan Sydney, termasuk Sydney Harbour Bridge dengan jelas. Saya langsung pengen menonton kembang api dari sini. Taman Observatory Hill ini baru akan dibuka untuk umum jam 5 sore, sehingga kami tidak perlu menjaga tempat dari pagi. Si Ayah tampaknya juga sudah trauma melakukannya tahun sebelumnya di Blues Point Reserve. 

Kami sampai di lokasi ini sekitar pukul 5.30 sore dan masih bisa mendapat tempat di depan. Kami menggelar tikar piknik bersebelahan dengan rombongan anak muda dari Jepang. Lokasi ini bebas dari alkohol. Sepertinya pemkot Sydney semakin banyak membuat lokasi alcohol free karena dampak buruk dari orang-orang mabuk yang kadang merusak fasilitas kota. Makanan dan minuman seperti kopi, donat, kebab dan hotdog bisa dibeli dari warung kaki lima yang berlisensi di sini. Menjelang senja, kami dihibur dengan sky writing yang tampaknya disewa oleh kelompok gereja tertentu untuk menyampaikan pesan dakwah mereka.


Tepat pukul 9 malam, kembang api untuk keluarga diluncurkan. Tahun ini tema perayaan tahun baru di Sydney adalah: Time to Dream. Seperti biasa, koreografi kembang api selama 9 menit ini sangat memukau. Dari tempat kami duduk menggelar tikar, kami bisa melihat 3 titik kembang api diluncurkan di Sydney Harbour, plus kadang dikejutkan oleh luncuran kembang api dari atap-atap gedung di belakang kami. Ada bentuk-bentuk kembang api baru yang belum ada tahun lalu seperti bentuk kembang sepatu, hujan dan kembang api warna-warni dalam satu luncuran.

Pengalaman tahun ini, sejauh ini adalah pengalaman terbaik kami. Suasana di Observatory Hill cukup tenang, orang-orang duduk manis dan tidak berebutan berdiri paling depan ketika kembang api diluncurkan. Setelah selesai, kami berjalan kaki menuju stasiun Wynyard dan naik kereta pulang. Jalanan penuh dengan orang-orang yang ingin merayakan tahun baru. Stasiun lumayan penuh dengan keluarga yang baru saja pulang menonton family firework, tapi secara umum tidak begitu traumatik dibandingkan ketika kami memaksa menonton kembang api tengah malam.

Selamat tahun baru dari Sydney!


~ The Emak

Ps: Pengalaman menonton kembang api Sydney NYE 2013 bisa dibaca di sini.

You Might Also Like

2 comments:

  1. Hallo, Emak.. Salam kenal ya..

    Seru sekali cerita malam tahun baru di Sydney..

    Terimakasih sudah berbagi cerita..pas bgt dengan rencana kami sekeluarga (aku, suami dan 2 anak perempuan umur 12 dan 4thn) yg mau liburan tahun baru ke Sydney.

    Ini bakal jadi kali pertama kami jalan2 ke Australia (khususnya, Sydney)....makanya bersyukur banget nemu blog The Precils yg sgt informatif ini...

    Rencananya kami akan liburan selama seminggu di Sydney...Enaknya kemana aja ya, mak? pas browsing2..nemu info ttg perkebunan anggur di Hunter Valley.. pernah ke sini ga? seru ga sih ajak anak2 ke sini?

    Maaf ya, banyak bgt nanyanya..kalo sempet tolong dijawab yaa..thanks..

    Jane

    ReplyDelete
  2. Hallo Jane, salam kenal.
    makasih ya udah baca blogku :)

    Tempat2 yg 'wajib' didatangi di Sydney pernah kutulis di sini:
    http://www.thetravelingprecils.com/2011/07/top-10-wajib-dilakukan-di-sydney.html

    Kalo sampai seminggu, bisa melakukan day trip, termasuk ke Hunter Valley atau Blue Mountain, pernah ku tulis di sini:
    http://www.thetravelingprecils.com/2011/11/pilihan-day-trip-dari-sydney.html

    Jangan lupa ketemu Koala dan Kanguru. Pilihan kebun binatang di Sydney ku tulis di sini:
    http://www.thetravelingprecils.com/2011/07/berjumpa-koala-imut-dan-kanguru-lucu-di_30.html

    Kalau masih ada yg ingin ditanyakan, via email aja ya ke travelingprecils[at]gmail[dot]com

    cheers,
    The Emak.

    ReplyDelete