Berburu Tiket Pesawat Murah ke Eropa

01:27 Traveling Precils 36 Comments

Berburu tiket pesawat ke Eropa tuh ngeri-ngeri sedap. Sedap karena akhirnya kesampaian juga liburan ke Eropa. Ngeri karena harganya!

Agar jadi yang pertama kali tahu kalau ada promo pesawat murah, saya follow semua akun maskapai yang terbang ke Eropa. Saya juga langganan nawala (newsletter) mereka. Rajin amat? Maklum, separuh pengangguran :D

Kalau terbang dari Jakarta pilihan maskapainya lebih banyak dan tiket pesawatnya pun bisa lebih murah daripada terbang dari kota-kota lain di Indonesia. Karena kami tinggal di Surabaya, kami harus memutuskan mau transit di mana. Bisa beli langsung Surabaya-Eropa atau beli ketengan tiket pesawat dari Jakarta, Singapura atau Kuala Lumpur. Nanti tiket yang dari Surabaya ke kota-kota tersebut beli sendiri. Kelemahan kalau ngeteng begini, bagasi harus diambil dan di-cek-in-kan lagi. Kelebihannya? Harganya lebih murah. Cocok untuk yang pengen berhemat. Repot dikit nggak papa.

Terbang ke Eropa enaknya naik apa? Kalau saya pengennya pesawat bagus, pelayanan oke, tapi harganya rumah. Saya ngintip website ini untuk tahu ranking maskapai penerbangan. Kalau bisa sih naik maskapai yang masuk Top 10 karena ini penerbangan long haul, bawa anak-anak lagi. Favorit saya tentu Garuda (tahun 2013 ranking 8). Bukan karena nasionalis, tapi karena makanannya enak (menurut lidah orang Indonesia ini) dan nanti poin GFF-nya bisa dipakai untuk penerbangan domestik. Kalau nggak dapat Garuda, ya maskapai-maskapai UEA: Emirates (1), Qatar Airways (2) dan Etihad (7). Naik Singapore Airlines (3) saya juga mau kok. Tapi kok pesimis duluan harga tiketnya nggak masuk dalam anggaran. Malaysia Airlines (14) pun saya nggak menolak, asal nemu tiket murah juga ke Kuala Lumpurnya. Kalau maskapai Eropa seperti Lufthansa (11), KLM (37) atau Air France (40), saya pasrah aja, lihat dulu apa harganya cocok.

Untuk cari-cari tiket murah via internet ini saya mengandalkan website Skyscanner Indonesia. Tinggal masukin kota asal, kota tujuan, tanggal pergi dan tanggal pulang, lalu klik tombol CARI. Dalam sekejap (kalau internetnya cepat) akan muncul ratusan alternatif tiket dengan berbagai kemungkinan rute dan maskapai. Sudah diurutkan berdasar harga termurah! *doi ngerti banget perasaan aku* Untuk tahu itinerary masing-masing, tinggal klik tombol Pilih, nanti akan muncul bandara untuk transfer, lama menunggu dan durasi penerbangan. Kita juga bisa mem-filter pencarian dari jumlah transit dan durasi penerbangan. Pilihan saya sih maksimal 2x transit dari Surabaya. Kalau sudah cocok harga dan itinerarynya, bisa beli langsung via agen online yang disarankan Skyscanner atau... cek dulu toko sebelah :D

Selain Skyscanner, saya juga membuka website KAYAK untuk mencari alternatif lain. Bagusnya, di Kayak kita bisa memilih tiket multi-city, misalnya berangkat dari Jakarta ke Amsterdam, lalu pulangnya lewat Paris. Di Skyscanner, sampai tulisan ini dibuat, belum tersedia pilihan multi-city. 

Tapi 'mainan' saya yang utama adalah app skyscanner mobile yang terpasang manis di iPhone. App ini keren karena bisa menyimpan pilihan penerbangan yang kita incar dan bisa kita intip-intip pergerakan harganya, naik atau turun. Benar-benar ngeri-ngeri syedap :p 

Saya mulai berburu tiket pesawat di bulan Maret, empat bulan sebelum keberangkatan, sebelum mengurus visa. Setelah tahu tanggal pasti acara Si Ayah, pencarian semakin giat. Acara Si Ayah mulai Selasa 8 - Sabtu 12 Juli. Jadi saya harus mencari sekitar tanggal tersebut. Idealnya, kami berangkat akhir pekan sebelum acara dan pulang 2-3 hari setelah acara. Saya cari dari berbagai kemungkinan bandara asal: SUB, CGK, SIN dan KUL dan dua kemungkinan bandara tujuan: CDG (Paris) dan AMS (Amsterdam). Tanggalnya juga macam-macam, berangkat Rabu, Kamis atau Jumat dan pulang Senin atau Selasa. Coba dihitung, ada berapa permutasi tuh? 

Beberapa penerbangan dengan harga dan jadwal yang cocok, saya pantau (klik gambar teropong di kiri bawah apps). Yang saya suka dari Skyscanner ID ini, harga sudah dalam rupiah, termasuk pajak. Jadi tidak perlu pusing lagi dengan kurs dolar ketika membandingkan. Kita bisa memilih penerbangan dengan berbagai maskapai yang berbeda, meskipun biasanya harga tiket pp untuk maskapai yang sama lebih murah.

Jadi, berapa harga tiket yang murah?
Menurut saya, tiket murah adalah tiket dengan harga tertinggi yang sanggup kita beli. Setuju nggak?

Harga tiket pesawat sangat tergantung tanggal penerbangan. Di high season, musim liburan berjamaah seperti liburan sekolah Juni-Juli, liburan akhir tahun (Desember-Januari) dan liburan paskah (awal April), harga tiket lebih mahal daripada bulan-bulan lain. Kalau pengen tiket murah, pergilah di bulan-bulan low season: Februari, Mei dan November. Harga tiket juga sangat tergantung nilai tukar rupiah terhadap dolar. Sekarang ini harga dolar Amerika melambung sampai Rp 12.000 per dolar. Jadi semurah-murahnya tiket sekarang, pasti lebih mahal daripada tiket beberapa tahun lalu sewaktu nilai tukar satu dolar hanya Rp 10.000. Budget saya untuk pembelian tiket Eropa ini maksimal Rp 12,5 juta per orang atau total Rp 50 juta untuk sekeluarga. Kalau lebih dari itu, biar Si Ayah berangkat sendiri saja :p


Kalau kita langganan nawala maskapai penerbangan, biasanya ditawari promo tiket menggunakan harga dalam dolar Amerika (USD). Sekitar bulan November tahun lalu ada promo Qatar Airways hanya USD 600-an, tapi untuk penerbangan segera (immediate travel). Harga segitu murah banget, tapi kalau harus pergi dalam 2-3 minggu ke depan, bagaimana ngurus visa-nya? Kalau ada tiket seharga USD 700-an pp dan tanggalnya cocok, langsung beli aja, hitungannya murah. Rentang harga USD 800-900-an untuk bulan Juli (high season) nggak murah banget, tapi sudah lumayan. Kalau kita menunda-nunda beli tiket dan sudah mepet waktunya, plus kurang beruntung, dapatnya ya di atas USD 1000.

Dari hasil search di Skyscanner, tiket pesawat ke Paris lebih murah daripada ke Amsterdam, untuk tanggal yang saya pilih. Tiket dari Singapura dan Kuala Lumpur lebih murah daripada tiket dari Jakarta, apalagi Surabaya. Tiket dari Surabaya berkisar Rp 16 juta per orang, naik Garuda dan Etihad. Sementara dari Jakarta Rp 14-15 juta per orang untuk bulan Juli, gabungan beberapa maskapai. Dari Kuala Lumpur atau Singapura sekitar Rp 9-11 juta, tapi kami harus menambah tiket sendiri dari Surabaya ke Singapura atau KL. Rata-rata harga murah saya dapatkan dari maskapai yang perlu transit 1 kali, terutama di Timur Tengah. Penerbangan nonstop ke Eropa harganya lebih mahal. Impian saya naik Singapore Air juga buyar karena harganya sampai 20 juta. 

Catatan penting untuk yang berencana membeli tiket ketengan: kita harus cek dulu harga tiket dari bandara asal. Dalam kasus saya, pilihan penerbangan dari Surabaya ke Singapura cukup banyak dan harganya lebih murah dari penerbangan ke KL yang hanya dilayani oleh Air Asia dan Lion. Saya sebenarnya juga lebih suka transit di Changi Airport daripada KLIA. Waktu itu saya menemukan tiket penerbangan dengan tanggal yang cocok dari KL ke Paris hanya 8,6 juta. Tapi ternyata penerbangan pulang dari KL ke Surabaya naik Air Asia untuk tanggal tersebut sampai 3 jutaan. Saya hampir tidak percaya, tapi nyatanya begitu. Mungkin ini tarif TKI pulang kampung?

Saya juga sarankan kalau harganya sudah cocok dan masuk range budget untuk segera membeli saja. Selama saya awasi di Skyscanner app, harga tiket pesawat jarang turun. Yang ada malah naik terus. Daripada nyesel, kan?
 

Kenapa nggak beli di agen saja? Saya juga bandingkan kok harga dari agen, yang bisa diintip secara online seperti NusaTrip dan Panorama. Tapi harganya nggak beda jauh dari yang ada di SkyScanner. Kalau harus menghubungi sendiri agen perjalanan, saya orangnya malas keluar rumah dan kurang cakap sabar berkomunikasi via telepon. Lagipula, handphone saya memang jarang ada pulsanya :D Tapi membeli via agen memang ada kelebihannya. Tiket bisa booking dulu tanpa harus membayar di muka untuk keperluan visa. Setelah visa dapat, baru dibayar. Yang saya tidak tahu, bisa nggak kita batalkan tiket dari agen setelah visa didapat kalau nemu tiket online yang lebih murah? Curang nggak kalau gini?

Setelah galau melihat pergerakan harga tiket, akhirnya saya atas persetujuan Si Ayah memilih naik Emirates dari Singapura menuju Paris, via Dubai. Kami pernah naik Emirates dari Christchurch NZ ke Sydney dan anak-anak suka banget dengan entertainment system dan hadiah dari mereka. Saya sendiri excited bakalan naik pesawat tingkat (hahaha) A380. Fyi, untuk penerbangan yang sama dari Jakarta, Emirates tidak menggunakan A380.

Harga tiket SIN-CDG yang saya beli SGD 979,9 per orang, atau sekitar USD 875. Kalau dirupiahkan menjadi Rp 10.446.715 per orang. Tiket untuk Little A lebih murah USD 100. Ada diskon tarif untuk anak-anak di bawah 12 tahun. Sayang banget Big A sudah di atas 12 tahun. Yang anaknya usia nanggung, mending cepet-cepet ke Eropa sebelum menginjak usia 12. Lumayan, hematnya sampai Rp 1,2 juta. Total tiket Emirates untuk sekeluarga (4 orang) = Rp 40.563.262.

Saya membeli tiket di website resmi Emirates dengan menggunakan kartu kredit Indonesia. Sebenarnya limit kartu kredit saya tidak cukup untuk membayar tiket seharga segitu. Untuk mengakalinya, saya 'membayar lebih' tagihan bulan berjalan sampai limitnya cukup. Misal, limit kredit 20 juta. Tagihan bulan ini 5 juta, pemakaian yang belum ditagih 5 juta, sehingga sisa limit 10 juta. Karena ingin punya limit minimal 40,6 juta, saya membayar tagihan sebesar 30,6 juta. *terbukti lagi kalau saya pinter matematika* Atau cara lain: kita bayar tagihan sebesar harga tiket pesawat (menabung di kartu kredit), sehingga masih ada sisa limit untuk keperluan lain.

Sementara untuk tiket ketengan SUB - SIN saya membeli tiket Air Asia untuk saya dan anak-anak. Total 3 tiket seharga Rp 887.000 tanpa bagasi. Si Ayah menggunakan poin Krisflyer-nya untuk membeli tiket SUB - SIN, jadi tinggal membayar pajak saja sebesar USD 41 atau Rp 489.123, sudah termasuk bagasi 30kg. Mengapa berangkatnya terpisah? Karena saya nggak kuat beli 4 tiket SQ :p Tiket pulang, kami barengan naik China Airlines dari Singapura ke Surabaya. Harga tiketnya SGD 128 atau Rp 1.251.700 per orang. Saya membeli online di website resmi China Airlines yang tidak begitu meyakinkan :p Catatan: kartu kredit yang digunakan untuk membayar, baik di website Emirates maupun China Airlines akan diverifikasi ketika cek in. Semua print online ticket ini saya lampirkan sebagai syarat pengajuan visa Schengen.

Total yang saya keluarkan untuk tiket dari Surabaya ke Paris untuk empat orang adalah Rp 46.946.185. Rata-rata per tiket sebesar Rp 11.736.546. *tarik napaaaas* 

Saya langsung lega sekaligus lemes setelah memencet tombol BUY. Ini belanjaan online saya yang paling mahal. Belum pernah saya keluar uang sampai segini. Kecuali DP KPR sih, tapi tetep aja...
 
Ada yang punya pengalaman membeli tiket pesawat ke Eropa? Lewat agen atau online? Kena berapa? Share di komentar ya :)

~ The Emak

Baca juga:
#EuroTrip
Mengurus Visa Schengen Untuk Keluarga 
Membeli Asuransi Perjalanan Untuk Visa Schengen
Tip Membeli Tiket Kereta Keliling Eropa Terbang Ke Eropa Dengan Emirates  Pertama Kali ke Eropa? Ini Itinerarynya!
Tip Packing Ke Eropa

Mencari dan Memesan Penginapan dengan Airbnb  

Review Novotel Off Grand Place Brussels
Review Hotel Meininger Amsterdam

You Might Also Like

36 comments:

  1. Beli tiket Airasia, 3,8juta rupiah PP KL-Paris, beli feb 2011 buat berangkat mei 2012, etapi maret 2012 dihapusin penerbangannya ama airasia :((

    Tapi alhamdulillah dikasih opsi gantai maskapai dan dipindahin ke malaysian airlines, no extra fee ;) malah untung dapat free bagasi+makan, hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. wow, beruntung banget itu... kenapa dihapus yak? mungkin AA rugi utk penerbangan long haul.

      Delete
  2. WOW.... mahal bingit ya mbak. semoga suatu saat bisa travelling kesana juga :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin. Tunggu Rupiah menguat setelah pelantikan presiden baru :)

      Delete
  3. huwaaa gileeeee Tiwi lucky banget dapet tiket segituuuu :3
    tahun lalu nemu 2,1 Jakarta - Busan PP *mau beli tapi tahun ini udah ke HK :((
    takutnya bisa ke Seoul tapi tidur diemperan hahahahahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Little A pengen banget ke Hello Kitty Island di Korea. Emaknya pengen ambil napas dulu dari kebangkrutan jalan2 ke Eropa :D

      Delete
  4. Kalo saya sdh 2x ke italy dpt tiket 10,5jt di bln feb 2013 dan 11jt di bln oct 2013. Semuanya langsung beli di web KLM .. saya jujur agak takut beli di agency .. ;)

    ReplyDelete
  5. Mbak, mau tanya tapi maaf kalau rada nggak penting :p
    Berhubung Mbak kemarin naik Emirates, apakah dikasih luggage tag semacam kartu warna merah saat check-in?
    Terima kasih, Mbak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, diberi. Ada yg kertas ada yg plastik spt kartu ATM.

      Delete
  6. Replies
    1. kalo aku suhu kamu apa? dalai lama? :D

      Delete
  7. Anonymous1.11.14

    tahun lalu tiket jakarta - paris dengan malaysia airlines dapat sekitar 11 juta an juga, beli langsung ke kantor MAS di jakarta, setelah cek harga via website. Pas memang paling murah naik MAS ini. Sayang, setelah 2 kejadian ga enak dalam waktu yang berdekatan sekarang agak ragu naik MAS. Padahal sih service oke, makanan oke, harga juga oke..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kejadian MAS memang bikin merinding. Waktu itu aku jg hampir aja beli tiket MAS, sayangnya tiket SUB-KUL gak ada yg murah. Pas pulang baca berita langsung nangis.

      Delete
  8. Halo mba, mau tanya tadi disebutkan klo pembelian tiket menggunakan kartu kredit harus dilanpirkan ketika pengajuan visa schengen,, klo saya beli nya pake kartu org lain tapi yg bersangkutan todak brangkat bagaimana ya mba? Nanti jadi masalah tidak ya?
    Thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cheeqa
      Untuk pengajuan visa, hanya melampirkan print tiket yang sudah dibeli, tidak perlu melampirkan kartu kreditnya.
      Pemeriksaan kartu kredit dilakukan ketika cek in di bandara Changi, Singapura. Kamu berangkat dari mana? Kalau dari Jakarta mungkin tidak masalah.

      Delete
  9. Salam kenal, mb. Bisa g ya kasih tip atau trik, kalo kita mau "meramu" penerbangan sendiri. Mau ke spore, bln juli lebaran kedua nti, biar g ngganggu cuti si bapak. tp ternyata penerbangan murah g ada yg dr sby. Rencana saya mauberangkat dr jkt atau mungkin KL. Itung2 jalan2. Bisa kasih masukan g mb? Oiya, saya brngkt berempat, sm suami n anak2.

    Makasi mb infonya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cari aja rute yang paling murah via skyscanner.com. Nanti belinya di website maskapainya langsung atau via travel agen.
      Biasanya rute KL-Surabaya mahal banget kalo lebaran, banyak TKI pulang.

      Delete
    2. Salam kenal,
      sekedar share..saya punya pengalaman ke SIN dan KL, bisa diambil rute JKT-SIN dan dari SIN mau ke KL naik Bis (cuma harga Bis SIN-KL dibanding KL-SIN jelas beda kalo di rupiahkan). Atau dari SIN ke JB, lewat causway link... Untuk tiket disarankan beli jauh jauh hari karena agak mustahil ada tiket murah dekat/menjelang atau bahkan setelah lebaran (biasanya 1-2 mingguan harga normal kembali)

      Salam

      Delete
  10. Udah pernah ke New Zealand belum? Pernah saya dengar ada deal 8jt Rp return dr Bali ke Selandadia Baru. Saya juga pengen tau nih.. perlu beli tiket utk kakak di Indo yg belum pernah ke luar. Kalau ada pembaca yg bisa kasih rekomendasi agent reliable dan bs kasih diskon bagus, kasih tau please donk? Thanks a lot!

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Maya tulisan ttg NZ ada di sini semua: http://travelingprecils.blogspot.com/p/new-zealand.html
      8 juta pp hitungannya murah kalau full airline, bukan budget.
      Beli tiketnya dari mana? Langsung ke website maskapainya aja, biasanya lebih murah.

      Delete
  11. mba... kalo ke Europe itu starting citynya paling murah kemana ya? tadi liat2, Lufthansa dapet buat Januari taun depan $360an , tapi ke Frankfurt. Menurut mba gmn? bingung banget soalnya... pengennya starting nya di Paris sih sebenrnya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Aprie tergantung tanggalnya sih. Itu $360 one way atau pp? Biasanya harga lebih murah utk kota yg memang jadi base maskapai mereka. Kalau Lufthansa ya di Frankfurt, KLM di Belanda, France Air di Paris. Coba kamu cek harga tiket pesawat/kereta/bus antar kota di https://www.rome2rio.com/, nanti kamu tambahkan ke harga tiket yg kamu dapat.

      Delete
    2. mba..mohon info , matur suwun sblm nya , kl dari SUB trus ke Yurop lwt KL -AMS , tp ini KL - AMs multiple flight , misal transit di Zurich..ini brapa kali angkat2 koper or antre bagasi ya mbaak? trus kl pesen lwt skyscanner gt kl uda pake rupiah ..ngga dirubah charge ke dollar kan ya mbak ? makasih

      Delete
    3. Maskapai sama/rekanan, bagasi akan langsung diterbangkan, gak harus angkat koper. Kalau maskapai berbeda/budget satu kali transit angkat koper 2 kali untuk ambil bagasi kemudian cek in lagi. Kalau 2 transit berarti angkat koper 4x.

      Delete
  12. eropa selalu menarik tuk dikunjungi:)

    ReplyDelete
  13. Thanks info yang sangat bermanfaat

    ReplyDelete
  14. info yang sangat bermanfaat, btw harga termurah utk beli tiket pesawat indonesia-eropa paling murah bulan apa ya dalam 1 tahun

    ReplyDelete
    Replies
    1. low season biasanya bulan Februari - Maret - Mei - September - Oktober - November.

      Delete
  15. Hello Am Mrs, ANGELA TAYLOR Am pemberi pinjaman pinjaman yang sah dan dapat diandalkan memberikan pinjaman
    pada syarat dan ketentuan yang jelas dan dimengerti pada tingkat bunga 2%. dari
    $ 20.000 sampai $ 10,000000 USD, Euro dan Pounds Hanya. Saya memberikan Kredit Usaha,
    Pinjaman Pribadi, Pinjaman Mahasiswa, Kredit Mobil Dan Pinjaman Untuk Bayar Off Bills. jika kamu
    membutuhkan pinjaman apa yang harus Anda lakukan adalah untuk Anda untuk menghubungi saya secara langsung
    di: angelataylorloanfirm@hotmail.com
    Tuhan Memberkatimu.
    Salam,
    Mrs Angela taylor
    Email: angelataylorloanfirm@hotmail.com


    Catatan: Semua balasan harus kirim ke: angelataylorloanfirm@hotmail.com

    ReplyDelete
  16. Halo mba salam kenal...saya masih bingung mengenai pembelian tiket dengan cc yg melebihi batas kredit. Batas limit pemakaian cc saya hanya 10 juta sedangkan u beli tiket pesawat 3 org ke orang ke eropa 30 jutaan, bagaimana menyiasatinya? Trims mba

    ReplyDelete
  17. aahhh mau ke eropa tanpa travel tapi males mikir nyari bus antar negaranya :((

    ReplyDelete
  18. aku baru nemu ini, baru baca
    berdasarkan pengalaman, harga tiket termurah yg pernah kuliat adl maskpai Qatar Airways sekitar kurang lebih 4,5jt return multicity (kurs rupiah sekitar terhadap dollar sekitar 13.600)
    caranya itu, cari tiket mutlicity
    dan harga itu td sgn rute KL-AMS dan FCO-CGK. untuk periode penerbangan bulan Feb-Mei
    terus ke KL gmn? gampang, banyak maskapai murah macam airasia dan lion.

    well, unfortunately, aku sendiri gak dapet promo itu, krn udah terlanjur beli tiket lain, yg sedikit lebih mahal tp alhamdulillah masih cukup murah utk hitungan multicity return indo-europe.
    tiketku sendiri dgn cara multicity ini dapet sekitar 6,3jt dgn maskapai Etihad. kalo di-kurs-kan kurang lebih sekitar US$477.
    rute KL-CDG dan FCO-CGK.
    CGK-KL cukup naek lion aja dgn free bagasi sekitar 500rb.
    not too bad hehehee

    selamat hunting tiket semuanya ^^

    ReplyDelete
  19. halo. boleh tanya, kalo untuk penerbangan dari KL ke Eropa untuk pembuatan visanya gmn ya? kan harus sudah ada "booking ticket" dan pastinya menunggu visa approved dulu baru kita fix beli tiket dan pesannya online. mohon pencerahannya ya teman-temans :)

    ReplyDelete
  20. Halo. Saya rencana mau ke Amsterdam keberangkatan dari KL juga, tapi untuk pembuatan visanya bagaimana ya? Karena untuk pembuatan visa diperlukan tiket yang sudah kita pesan. Apakah tidak apa-apa kalau kita print booking tiket yang di agency tertulisnya jkt - ams - jkt, tapi kita nantinya kalau diapproved visanya beli yang multi city (kl - ams - jkt) dimana belinya online juga :D

    Minta pencerahannya ya yang sudah pernah terbang ke yurop melalui multi city ^^

    ReplyDelete