Aplikasi Visa Turis New Zealand

00:46 Traveling Precils 33 Comments

Paspor Indonesia. Foto dari http://www.facebook.com/thebagtik
Sejak dulu saya bercita-cita mengunjungi New Zealand atau Selandia Baru. Katanya sih ini negara paling indah di dunia :) Pengen membuktikan saja apa benar kata teman-teman yang pernah kesana :p Lagipula mumpung masih tinggal di Sydney, menyeberang ke New Zealand 'hanya' sekitar 3 jam saja naik pesawat.

Pemegang paspor Indonesia perlu mengajukan aplikasi visa terlebih dahulu sebelum bisa masuk ke New Zealand, kecuali mereka yang sudah menjadi Permanen Resident (PR) di Australia. Saya sudah menyiapkan aplikasi visa ini sejak pertengahan Oktober. Rencananya kami ke New Zealand Desember awal. Semua dokumen berdasar check-list ini sudah siap. Tinggal melengkapi pasfoto Little A. Ternyata membuat pasfoto anak usia 3 tahun tidak mudah, apalagi memotret Little A yang hobinya bergaya. Tadinya Si Ayah berusaha memotret sendiri di rumah, kemudian mencetak pasfoto di studio/toko. Ternyata setelah seminggu mencoba membujuk Little A untuk berdiri diam ketika difoto, tetap tidak berhasil. Kalau Si Ayah memegang kamera, dia selalu bergaya macam-macam, tidak bisa diam :)

Gaya Little A ketika difoto. Pasfoto gagal ^_^'
Akhirnya minggu berikutnya kami membawa Little A ke K-Mart yang mempunyai photo studio di dalamnya. Biaya membuat pasfoto di K-Mart ini paling murah diantara studio foto lainnya, seperti Kantor Pos, Big W atau studio khusus foto beneran. Dua lembar pasfoto hanya $6, sudah termasuk biaya fotonya. Little A menunjukkan keengganannya difoto di sini, dia dengan wajah manyun berusaha berdiri tegak lurus, dengan mulut tertutup dan mata menghadap kamera. Hampir saja Little A menangis karena tidak boleh bergaya.

Syukurlah urusan pasfoto ini beres. Senin pagi Si Ayah berangkat ke kantor imigrasi New Zealand di Sydney yang terletak di CBD, Level 10, 55 Hunter Street. Kantor ini buka Senin sampai Jumat, jam 9 pagi sampai jam 4 sore. Setelah menunggu lumayan lama, akhirnya Si Ayah dilayani juga oleh petugas. Ternyata persyaratan dokumen kami masih kurang. Padahal dokumen yang kami sediakan sudah sesuai dengan check-list yang tertulis di balik formulir aplikasi visa. Petugas tidak bisa memproses visa kami sebelum dokumen lengkap. Untungnya Si Ayah tidak perlu lagi datang ke kantor imigrasi. Kekurangan dokumen cukup dikirim via email. Si Ayah membayar biaya aplikasi visa sebesar $115 (untuk 1 keluarga dalam 1 formulir), mendapat tanda bukti pengajuan aplikasi dan alamat email si petugas untuk mengirim dokumen yang kurang.

Berikut adalah daftar dokumen lengkap yang diperlukan untuk aplikasi visa New Zealand:
1. Formulir Aplikasi Visa INZ1017, bisa diunduh di sini.
2. Biaya (AUD 115)
3. Paspor Asli
4. Pasfoto masing-masing 2 lembar
5. Bank Statement (transaksi tiga bulan terakhir)
6. Itinerary (bukti booking tiket pesawat dan akomodasi)
7. Surat dari Sponsor (keluarga di New Zealand), kalau ada
8. Surat Keterangan dari Universitas (untuk pelajar), atau dari Perusahaan (untuk pegawai/pengusaha)
9. Surat Nikah (dalam bahasa Inggris)
10. Akte Lahir Anak-Anak (dalam bahasa Inggris)

Mungkin karena terlalu fokus dengan urusan pasfoto Little A, kami jadi kurang teliti membaca check-list. Kami sudah melampirkan semua dokumen 1-6. Dokumen nomor 7 kami memang tidak punya, dan memang tidak wajib. Kami tinggal melengkapi dokumen nomor 8, 9 dan 10. Pulang dari kantor imigrasi, Si Ayah langsung meminta surat keterangan dari Sydney University di International Office. Akte lahir Big A (terjemahan dalam bahasa Inggris) sudah ada, sementara akte lahir Little A memang sudah dalam bahasa Inggris karena dia lahir di Sydney, jadi tidak perlu terjemahan lagi. Yang masih kurang adalah terjemahan surat nikah dalam bahasa Inggris.

Untuk menerjemahkan surat-surat resmi seperti surat nikah, akte lahir dan SIM, kita perlu penerjemah tersumpah (sworn translator). Di Sydney ada jasa penerjemah tersumpah ini, tapi biayanya mahal sekali, bisa bikin bangkrut. Akhirnya saya menelpon penerjemah tersumpah langganan kami di Surabaya: Lugas Language Centre.  Lugas ini bisa mengerjakan terjemahan dalam sehari, dan dokumen yang akan diterjemahkan bisa dikirim via email. Biayanya Rp 60.000 per lembar. Saya senang dengan kerja mereka yang cepat dan profesional, sehingga tidak sungkan untuk merekomendasikan LUGAS kalau ada yang perlu penerjemah tersumpah. Berikut adalah alamat LUGAS: Ruko Sakura Regency Blok O-5, Jl. Ketintang Baru Selatan, Surabaya, Telpon 031-828-6401, 031-828-8741. Mereka bisa kok melayani pelanggan luar kota, bahkan luar negeri seperti saya :)


Setelah urusan semua dokumen beres dan sudah dikirim via email, kami tinggal harap-harap cemas menunggu hasilnya. Aplikasi visa akan diproses dalam 10 hari kerja (sekitar 2 minggu). Alhamdulillah Senin kemarin aplikasi visa kami disetujui, meskipun hanya mendapat single entry dan hanya berlaku untuk satu bulan sejak tanggal kedatangan. Padahal di formulir kami meminta multiple entry dan berharap lama visanya minimal sama dengan visa Australia kami. Maksudnya biar bisa bolak-balik jalan-jalan ke sana. Mungkin tabungan kami yang kurang mendukung ya? :)) Di formulir aplikasi visa, sudah dijelaskan bahwa bukti keuangan adalah NZD 1000/bulan/per orang atau NZD 400/bulan/orang kalau akomodasi sudah dibayar. 

Entahlah pertimbangannya apa, yang penting kami sudah mendapat tiket untuk bisa masuk negara paling indah sedunia ini :D

Aplikasi dari Indonesia
Untuk mengajukan aplikasi visa Selandia Baru dari Indonesia, mestinya tidak jauh berbeda. Saya cek di website Imigrasi New Zealand di Jakarta, syarat pengajuan visa sama saja dengan aplikasi dari Sydney. Check-list nya ada di sini. Biaya untuk visa turis adalah Rp 1.100.000 per aplikasi. Satu keluarga (orang tua dan anak-anak) cukup mengisi satu aplikasi.

Ayo, ada yang mau menyusul kami ke New Zealand? :)

~ The Emak


You Might Also Like

33 comments:

  1. Hi.. Mba 'Emak' Ade Kumala hehehe.. salam kenal, saya Karina one of ur twit follower dan saya sangat suka blog ini. Selain fans, saya juga seorang wartawan untuk majalah parenting di Indonesia. Saya sangat tertarik untuk menjadikan Mba Ade sebagai narasumber saya untuk rubrik Diary Ibu yang kebetulan temanya adalah 'Travelling hanya dengan Si Kecil' sebenarnya ide untuk tema ini saya ajukan saat meeting karena terinspirasi tulisan Mba Ade ^^. Boleh tidak saya minta alamat email, supaya kita bisa berkomunikasi lebih personal dan semoga saja Mba Ade bersedia menjadi narsum saya, Amin. ^^
    Saya tunggu kabar baiknya ya Mba, email saya karina.kay54@gmail.com

    Best regards,
    Karina

    ReplyDelete
  2. hi Karina. aku udah email kamu ya. makasih sudah jadi pembaca setia blog ini :)

    ReplyDelete
  3. Halo Mbak Ade, saya baru baca blog mba...menarik banget dan informatif sekali. Saya sampai sudah 2 jam tidak beranjak dari laptop saya :D Perjalanan ke NZ sudah des kemarin? Wah kalau saya tahu lebih awal, bisa saya bantu2 info. Saya tinggal di Chc. Salam kenal ya Mba.

    ReplyDelete
  4. makasih Pipiet udah mampir ke blogku.
    wah, telat deh kita kenalannya. waktu itu di Christchurch kami sempat muter2 tengah kota kebingungan karena road block.
    tapi kayaknya kami bakalan ke NZ lagi next autumn, liburan kemarin blm puas, hehe. aku kunjungan balik ke blogmu ya.
    cheers.

    ReplyDelete
  5. wah, makasih ya sudah berkunjung ke blog saya :)
    blog saya belum ada apa-apanya dibanding Mba Ade. Saya masih harus banyak belajar :)
    klo mau ke NZ lagi, kontak2 mba...saya masih di chc sampai setahun lagi.
    cheers,
    Pipiet

    ReplyDelete
  6. Apakah info ini boleh kita copas sebagian di http://LiburanMurah.Info ? Tentunya dengan menyebutkan link sumber dari tulisan :)

    ReplyDelete
  7. Pak Andy, sudah saya balas via email ya. Trims :)

    ReplyDelete
  8. mba salam kenal ya,

    Thanks u ceritanya, seru & foto2nya bgs bgt jadi gak sabar pgn cepet2 kesana, keb aku sm tmn2 mau ke nz jg. Oh iya mau tanya klo u suami istri pengajuan visanya bisa digabung ya?klo bisa berarti byrnya hanya satu karena biayanya per aplikasi,bgt bukan mba?trims

    ReplyDelete
  9. @Cicha, benar, visa suami istri bisa gabung satu aplikasi, cukup bayar 1. Makasih sudah baca blog the precils. Moga2 lancar persiapan dan jalan2nya :)

    ReplyDelete
  10. mba mau tanya lagi ya,untuk persyaratannya apakah surat nikah & KK termasuk ya, dan harus dibuat dlm bhs inggris?persyaratan lainnya diluar yg tercantum dalam formulir aplikasi u pasangan suami istri apa lagi ya mba?trims mba atas infonya,maaf jadi byk tanya krn ada rencana minggu dpn mau mengajukan aplikasinya.

    ReplyDelete
  11. Surat nikah dan KK (diterjemahkan dalam bahasa Inggris) masuk persyaratan. Check list lengkapnya lihat di sini ya http://www.immigration.govt.nz/branch/JakartaBranchHome/checklists/

    ReplyDelete
  12. Anonymous20.3.12

    Mbak,kalo saya di luar Jakarta,apakah saya bisa mengurus NZ tourist visa sendiri? Kalo bisa,bgmn caranya ya mbak?

    Terima kasih atas infonya :)

    ReplyDelete
  13. Hai, saya belum pernah mengajukan visa NZ dari Indonesia. Coba hubungi langsung kantor di Jakarta via telpon 021 5795 4120 atau email salah satu officer-nya di sini: http://www.immigration.govt.nz/branch/JakartaBranchHome/ContactDetails/

    ReplyDelete
  14. Anonymous23.3.12

    hai Mba Ade, thanks buat informasinya yg sangat informatif dan membantu sekali:)stlh membaca blog mba Ade ttg indahnya NZ, saya sekeluarga juga tertarik dan akan berlibur ke NZ mei ini.saya mau tanya untuk terjemahan sim itu apakah sama dgn upgrade menjadi international sim? krn klo terjemahan sim kan hrs ke polres setempat dan harganya sekitar 250-350rb...apakah untuk sewa mobil di apex bisa pake terjemahan sim saja (tidak hrs upgrade ke sim internasional)?

    thanks buat infonya

    melly

    ReplyDelete
  15. Hai Melly, ketika pesan mobil di APEX, kami pakai SIM terjemahan, tanpa upgrade SIM Internasional. Menerjemahkan SIM lebih murah (sekitar 60 ribu/lembar) dan nggak repot, cukup pesan ke penerjemah tersumpah. Good luck ya.

    ReplyDelete
  16. Mba, kalau saya mau urus VISA NZ dari Australia (Brisbane) kira2 perlu pakai kartu keluarga ga ya Mba? Saya pergi sendiri sih, masuk ke Australia dengan paspor biru tapi punya paspor hijau juga. Kira2 Mba ada pengalaman pribadi atau teman ga? Saya terus terang bingung mau tanya kemana :) Thanks

    ReplyDelete
  17. Hallo Mbak, salam kenal, nama saya Julie dan br kali pertama baca blog Mbak dan blog nya menarik serta sgt membantu :) ... wahh senang nya ya Mbak, wkt Visa ke NZ nya di terima... saya saat ini sdg harap2 cemas, krn kemarin saya apply sendiri, jd msh menunggu, kira2 10 hr kerja proses nya yah ... semoga deh saya jg boleh dpt kesempatan utk melihat salah satu negara paling indah di dunia :) ...

    ReplyDelete
  18. @Julie makasih udah baca blog ini. good luck ya :)

    ReplyDelete
  19. haii mb ade salam kenal,,,
    very interesting deh baca blog mu mb, membaca apa yg km tulis bikin aku pengen segera kesana, tempat impian bgt deh,,doain smg aku bisa yach :)

    ReplyDelete
  20. @enie amin YRA. salam kenal juga :)

    ReplyDelete
  21. Assalaamu'alaikum Mbak Ade,
    Salam kenal Mbak...kalo boleh mau nanya info nih...Kami sekeluarga di Adelaide akan liburan ke NZ September nanti dan skrg mau apply visa. Dulu Mbak Ade ngurus certified copy dari dokumen (buku nikah, akte lahir, dll) gmn caranya ya? Kalo pake kantor pos OZ bisa ga? Tp krn banyak dokumen khan jd mahal tuh...ada alternatif lain ga ya? Tolong infonya ya Mbak...thanks a lot.

    ReplyDelete
  22. @Ika ngurus certified copy bisa di mana2 di Oz dan gratis. Contohnya di Pharmacist (chemist), Doctor, Post Office, Teacher/Headmaster, etc. Saya biasanya di Pharmacist dekat rumah. Tinggal fotokopi sendiri dokumen yg akan dilegalisir, serta tunjukkan dokumen aslinya. Mereka melakukan legalisir ini sbg btk pengabdian, jd ada yg misalnya hanya melayani legalisir dlm jam2 tertentu dlm seminggu. Kalo pharmacist langganan saya bisa melayani legalisir kalo sdg tdk rame pelanggan, jd saya disuruh nunggu sampai toko sepi :)

    ReplyDelete
  23. Salam kenal mbak .. Thanks ya untuk infonya ... tadinya saya kira pelajar Indonesia tidak butuh visa untuk ke New Zealand apabila sudah punya visa Australia ...

    ReplyDelete
  24. @Winnie salam kenal juga. student tetap perlu apply visa, tapi lebih mudah karena sudah punya visa Oz.

    ReplyDelete
  25. Hi mbak, terima kasih atas tulisannya yang ga hanya menarik tapi juga apa adanya. Jujur aja tulisan mbak mengilhami saya untuk mengunjungi New Zealand. Saya sekarang berapa di Sydney, berencana ke NZ bulan November nanti. Apakah kita harus Punya travel insurance untuk berlibur ke sana? Beberapa teman saya yang visanya diurus agen, harus bayar ekstra ($50) untuk travel insurance. Terima kasih.

    Warm regards,
    Vica

    ReplyDelete
  26. @Vica
    kami tidak pakai travel insurance. tapi memang lebih bagus kalau beli insurance utk berlibur ke negara2 yg masih asing. untuk jaga-jaga aja.

    ReplyDelete
  27. Mba Ade, salam kenal.. mba Ade memberikan saya semangat untuk tetap terus menabung, buat bisa pergi ke NZ..
    salut buat mba ade yang udah bikin web ini.. :)

    ReplyDelete
  28. @ayuDanke
    salam kenal juga. terima kasih sudah jadi pembaca setia blog the precils :)

    ReplyDelete
  29. Anonymous27.4.13

    Itu dokumennya harus asli atau fotocopian, mbak?
    kayak buku nikah atau kartu keluarga..

    ReplyDelete
  30. Dokumen fotokopi, paspor asli.

    ReplyDelete
  31. I really appreciated with it, This is fine to read and valuable pro potential, I really bookmark it, pro broaden read. Appreciation pro sharing. I like it.
    Sekhri Academy and Immigration Ltd is one of the top most specialized immigration agents in India that helps students to get their study visa New Zealand without hassle. The academy has expert team of study abroad researchers and counselors, who can guide students in choosing the most suited course at one of the best New Zealand Institutions

    ReplyDelete
  32. Hi mba, terimakasih infonya sangat membantu. Anyway, saya ada kesempatan untuk bekerja temporer sekitar 3 bulan di sydney tahun depan. Nah, untuk apply visa NZ di sydney bagi warga indonesia, apakah ada syarat khusus ya mba? Misalnya visa australia yg saya punyai harus jenis visa tertentu seperti itu. Karena tagak mepet untuk apply dari indonesia nih mba hehe. Thanks :D

    ReplyDelete
  33. hallo mba, kalau viza NZ apa diharuskan pakai auransi , asuransi apa saja yg bagus berapa biaya suransinya. terima kasih

    ReplyDelete