Mencari dan Memesan Penginapan dengan Airbnb

18:18 Traveling Precils 31 Comments

Pakai tautan "www.airbnb.com/c/akumalasari" untuk mendaftar Airbnb & dapatkan kupon $25

Ketika jalan-jalan ke Eropa bulan Juli lalu, kami menginap tujuh malam di Paris, di apartemen yang kami sewa dari Airbnb. Apartemen memang paling cocok untuk menginap bersama keluarga kalau lebih dari tiga malam. Selain tarifnya (untuk empat orang) lebih murah dari hotel, apartemen juga menyediakan dapur untuk memasak sehingga kami bisa menghemat anggaran makan.
 
Pernah mendengar tentang Airbnb? Layanan website ini memudahkan pemilik dan penyewa penginapan untuk melakukan transaksi. Airbnb berasal dari kata B&B atau bed and breakfast. Penginapan ala BnB biasanya kamar kosong ekstra yang disewakan pemiliknya untuk menginap dalam jangka pendek, berikut layanan sarapan. Di airbnb, tidak hanya kamar kosong yang disewakan, tapi bisa juga seluruh apartemen, studio atau bahkan rumah. Gampangannya, airbnb ini isinya perorangan yang menyewakan kamar atau apartemen ekstra, bukan profesional seperti pemilik motel atau hotel.

Lalu amankah menggunakan airbnb? Dari pengalaman saya, semuanya aman-aman saja. Anggota yang mendaftar di airbnb diverifikasi dengan berbagai macam identifikasi. Selain itu, pembayaran dilakukan dengan transaksi aman di websitenya, dana yang kita bayarkan akan dipegang oleh pihak airbnb, dan baru akan disampaikan ke pemilik penginapan setelah kita berhasil cek in di hari pertama.

1. Mendaftar
Cara mendaftar menjadi anggota airbnb gampang banget. Pertama, buka dulu website airbnb di sini. Lalu kita bisa sign up dengan tiga cara: facebook, akun gmail atau akun email lain. Paling gampang pilihan pertama. Dengan facebook, kita tidak perlu repot membuat nama akun dan password baru. Kita tinggal memasukkan email dan password FB seperti biasa dan klik log in. Nantinya Facebook akan meminta kita menyetujui menghubungkan app airbnb dengan akun facebook kita.



Nggak punya facebook? Daftarlah dengan email. Nanti airbnb akan mengirim email verifikasi. Setelah kita klik tautan verifikasi, maka akun airbnb kita sudah jadi. Penampakannya seperti ini.


Ketika kita klik dashboard (panel muka) dari dropdown nama akun kita, akan muncul halaman selamat datang, termasuk bonus kredit yang didapat sebesar $25 kalau mendaftar lewat tautan ini. Untuk mengubah bahasa dan mata uang, ada pilihan di pojok kiri bawah. Saya biasanya memakai bahasa Inggris karena terjemahan bahasa Indonesianya masih lucu :)

Setelah terdaftar, kita bisa langsung mencari-cari dan melihat penginapan yang tersedia. Airbnb ini bisa digunakan di seluruh dunia. Ketika mencari penginapan di Amsterdam dan Brussels, saya juga mengintip airbnb, sayangnya tidak ada yang cocok untuk menginap semalam dua malam. 

Tapi, bisa juga kita menahan diri dan melengkapi profil terlebih dahulu. Untuk menambah keamanan dan mencegah akun palsu, airbnb membuat macam-macam verifikasi. Antara lain dengan nomor ponsel, email, profil facebook dan linked in. Semakin banyak verifikasi kita, semakin dipercaya oleh anggota lain. Sebaiknya, akun facebook yang dijugakan juga nama asli. Kalau tidak ingin verifikasi sekarang, bisa dilakukan nanti ketika sudah siap memesan penginapan.

2. Mencari-cari penginapan
Bagian yang paling seru tentu browsing dan memilih penginapan. Meskipun rencana liburan masih lama, tidak ada salahnya melihat-lihat penginapan sekarang, sekalian untuk menghitung anggaran (budget). 

Untuk mencari penginapan, kita tinggal masukkan lokasi kota (misal: Paris), tanggal liburan (bisa dikosongkan atau diisi ngawur kalau belum punya tanggal pasti), dan tempat menginap untuk berapa orang (anak-anak dihitung, saya langsung isikan 4).

Nanti akan muncul tampilan seperti ini (klik untuk memperbesar). Di sebelah kiri adalah peta lokasi, di sebelah kanan adalah listing atau daftar penginapan yang tersedia. Kita bisa zoom in peta untuk melihat lebih jelas. Alamat yang ada di setiap listing belum alamat lengkap, sudah ada nama jalannya tapi belum ada nomornya. Setelah kita booking, baru kita diberi tahu alamat lengkapnya. Tapi melalui peta, kita sudah diberi ancer-ancer, penginapan tersebut ada di daerah mana.

Untuk mempersempit pencarian, gunakan filter atau saringan yang tersedia. Yang umum adalah kisaran harga. Batasi jumlah listing dengan harga sedikit di atas budget kita. Misal anggaran kita per malam 1 juta, gerakkan kursor kisaran harga sampai 1,5 juta. Selain itu kita bisa memilih tipe kamar: apakah seluruh apartemen, kamar pribadi (seperti kamar kos) atau kamar bersama. Untuk keluarga, saya sarankan memilih 'entire place' agar lebih punya privasi.

Filter lain boleh digunakan boleh tidak, tergantung kebutuhan kita. Saya sendiri menganggap akses internet penting, jadi saya centang wireless internet. Punya host yang bisa berbahasa Inggris juga penting karena saya tidak bisa berbahasa Perancis. Yang mahir menggunakan bahasa tarsan, filter ini tidak usah digunakan :)

Kalau tertarik pada suatu listing, tinggal klik saja untuk menampilkan profil properti tersebut. Berikut contoh listing yang akhirnya kami sewa di Paris: https://www.airbnb.com/rooms/1185329. Di profil properti kita bisa melihat foto-foto ruangan dan fasilitas apa saja yang tersedia. Kita juga bisa melihat harga per malam, biaya kebersihan dan apakah tambahan orang (biasanya mulai orang ketiga) dikenakan biaya. 



3. Memasukkan dalam wishlist
Kalau menemukan penginapan yang sreg, segera saja masukkan ke wishlist. Caranya dengan meng-klik tanda hati yang ada profil properti. Jangan takut terlalu banyak membuat wishlist, karena nanti tidak semua properti yang kita taksir tersedia pada tanggal yang kita perlukan. Wishlist ini sangat berguna untuk membandingkan satu properti dengan lainnya.

Sebelum menentukan pilihan, ada baiknya kita memberi catatan plus minus suatu penginapan. Yang perlu dipertimbangkan adalah:
- Lokasi. Di Paris, usahakan memilih penginapan yang dekat dengan stasiun metro. Paling jauh '5 menit' dari stasiun. Akan lebih baik kalau lokasinya dekat dengan salah satu atraksi wisata yang akan dikunjungi. Dalam kasus kami, apartemen yang kami sewa tinggal 7 menit jalan kaki ke Louvre.
- Review. Ada yang me-review artinya sudah ada yang pernah menginap di sini, artinya properti tersebut memang ada. Kita juga tahu sebaik apa layanan dari host dan apa kekurangan penginapan tersebut. Sebisa mungkin, hindari properti yang belum ada review-nya .
- Family friendly. Biasanya disebutkan di profil apakah mereka menerima anak-anak atau tidak.
- Harga total. Perhatikan biaya tambahan seperti biaya kebersihgan (cleaning service), biaya tambahan untuk orang ketiga (extra person) dan biaya servis airbnb (ini memang dibebankan ke semua penyewa, sekitar 10% dari harga total).
- Kebijakan Pembatalan. Cek apakah uang bisa kembali kalau pemesanan dibatalkan? Berapa persen yang bisa kembali? Biasanya service fee tidak bisa kembali. Apartemen yang kami sewa cancelation policy-nya moderate, artinya uang bisa kembali penuh kalau dibatalkan 5 hari sebelum hari H, kecuali service fee.
Selain itu semua, saya juga memilih penginapan yang ada koneksi internetnya dengan host yang bisa berbahasa Inggris agar komunikasi lancar.




4. Mengontak Host
Setelah menyortir pilihan penginapan dan mempunyai rencana yang jelas, saatnya melakukan aksi: mengontak host lewat layanan pesan dari website airbnb. Admin airbnb sendiri menyarankan kita mengontak host sebelum booking (memesan). Ini untuk memastikan ketersediaan penginapan di tanggal yang kita inginkan. Juga untuk berkenalan dengan tuan rumah. Kami (memakai akun Si Ayah) mengontak beberapa host sekaligus dari penginapan yang kami incar. Jangan takut mengirimkan pesan ke beberapa tuan rumah sekaligus, karena belum tentu tanggal yang kita inginkan tersedia. Ini juga disarankan oleh admin airbnb di laman "bantuan" mereka.

Message atau pesan sebaiknya berisi perkenalan singkat, alasan kunjungan kita ke kota tersebut, berapa orang yang akan menginap bersama kita, di tanggal berapa kita memerlukan penginapan tersebut. Dalam satu dua hari kami mendapat jawaban dari host, ada yang available ada yang tidak. Akhirnya setelah menimbang banyak faktor, kami memilih melakukan booking apartemen Julien.




5. Memesan (Booking)
Cara booking di airbnb sangat mudah. Setelah kita yakin dan bersedia membayar sesuai yang tertera, kita tinggal klik tombol Request to Book. Airbnb akan membawa kita ke halaman pembayaran. 

Pembayaran bisa dilakukan dengan kartu kredit, kartu debit atau paypal. Perhatikan bahwa ada service fee yang dikenakan oleh airbnb (semacam pajak) sebesar 10%. Coupon atau travel credit (yang bisa didapat jika mendaftar melalui tautan ini) juga otomatis sudah dimasukkan. Nantinya, kartu kredit kita akan ditagih seusai mata uang negara yang akan kita kunjungi, setelah tuan rumah menerima pesanan kita.

Untuk memasukkan nomor kartu yang digunakan untuk membayar, klik account setting >> payment methods >> add payment methods >> masukkan nomor kartu dan data lainnya >> klik Add Card. Kartu kredit yang diterima untuk pembayaran adalah visa, mastercard, amex dan discover. Kalau tidak punya kartu kredit, bisa pinjam punya orang lain. Saya memasukkan nomor kartu kredit punya suami di akun saya dan nggak masalah. Sementara untuk kartu debit, yang sudah saya coba masukkan dan diterima adalah kartu debit dari Permata Bank yang ada tulisannya VISA Electron. Kartu Debit dari Bank Mandiri ditolak. Coba aja deh semua kartu yang ada :)

Untuk menginap tujuh hari di Paris, kami membayar Rp 11.135.446 dengan kurs 1 Euro = Rp 16.745 (ouch!). Rata-rata tarif per malam untuk apartemen yang kami tinggali berempat adalah Rp 1.590.778 atau EUR 95.

6. Menerima Kwitansi dan Petunjuk
Begitu host menerima pesanan kita, airbnb akan mengirimkan itinerary dan kwitansi via email, yang bisa digunakan untuk mengajukan visa Schengen. Ya, saya memesan apartemen ini sebelum mendapat visa. Rencana kami di Paris sudah tetap dan kami juga sudah membeli tiket pesawat. Perhatikan bahwa di itinerary jelas tertulis penginapan untuk empat orang (meskipun tidak ada keterangan nama masing-masing). Ini harus ditunjukkan ketika mencari visa bahwa akomodasi untuk setiap anggota keluarga sudah terjamin.

Selain itinerary, kami juga mendapatkan alamat lengkap dan nomor telepon tuan rumah, sekaligus cara untuk mendapatkan kunci dll. Sebelum tanggal kita menginap, kita tetap bisa mengontak tuan rumah via telepon atau message di akun airbnb-nya.



Setelah booking kita beres, airbnb akan menawari kita untuk memberi tahu calon host yang lain, yang tadinya kita kontak untuk menanyakan ketersediaan penginapan mereka. Isi pesannya otomatis, kita tinggal memberi tanda centang saja: "Kami sudah mendapatkan penginapan, thanks ya." Agar mereka tidak merasa di-php-in gitu. Ada yang membalas dengan sopan dan ada yang cuek-cuek saja :D

 7. Menulis review
Setelah cek out dari apartemen, kita masih 'hutang' satu hal yaitu menulis review. Berikut review yang ditulis Si Ayah di laman profil penginapan yang kami sewa. Yang paling bawah, bukan yang di tengah.



Gampang kan caranya? Airbnb ini menjadi salah satu alternatif untuk mendapatkan penginapan murah dengan fasilitas seperti di rumah. Yang pengen mendapatkan travel credit alias diskon sebesar USD 25 (setara dengan Rp 300 ribuan, lumayan kan?) untuk penginapan airbnb pertamanya, sila daftar melalui tautan ini: www.airbnb.com/c/akumalasari. Yang belum perlu pun lebih baik daftar sekarang biar bisa browsing-browsing daydreaming sekalian membuat wishlist atau membuat proposal liburan untuk si penyandang dana :p

Yang masih kesulitan mendaftar atau pengen tanya hal-hal lain seputar airbnb, sila komentar di bawah ini ya. Review lengkap apartemen di Paris bisa dibaca di sini.

~ The Emak

Baca juga tulisan The Emak lainnya tentang perjalanan ke Eropa:
VISA
Mengurus Visa Schengen Untuk Keluarga 
Membeli Asuransi Perjalanan Untuk Visa Schengen

TRANSPORTASI
Berburu Tiket Pesawat Murah ke Eropa
Tip Membeli Tiket Kereta Keliling Eropa
Terbang Ke Eropa Dengan Emirates
 
ITINERARY
Pertama Kali ke Eropa? Ini Itinerarynya!

PENGINAPAN
Review Novotel Off Grand Place Brussels
Review Hotel Meininger Amsterdam


PACKING 
Tip Packing Ke Eropa

You Might Also Like

31 comments:

  1. Aaah Ade rajin amat sih postingnya inih:) Aku udah sewa airbnb di Sydney untuk akhir tahun karena harga hotelnya ga sanggup! Looking forward for my first bnb experience!

    ReplyDelete
  2. Hehehe, screen capture like a maniac. Dududu, pengen ikut ke Sydney. Tahun baruan lagi. Titip salam deh ama kembang api.

    ReplyDelete
  3. airbnb is a huge help indeed :)...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa. sayangnya di Indonesia blm populer, pilihan terbatas. baru Bali yg sdh oke.

      Delete
  4. Mbak, saya jadi pengen share pengalaman karena tweet mbak tentang Airbnb untung Sydney NYE.
    Kebetulan saya beberapa waktu lalu frustasi berat cari penginapan untuk NYE disana nanti.
    Baik hostel atau hotel, harganya nggak masuk akal. Sekalinya masuk akal, minimum staynya yang nggak masuk akal.
    Akhirnya saya coba airbnb karena penasaran.
    Budget saya filter maksimum $75 per night, dan cari yang di Sydney CBD (ini salah saya juga sih, pengen murah tapi maunya di CBD hehe)
    Kalo dicek sih ada banyak yang masuk kriteria. Tapi pas di email ke hostnya, pada nggak bisa Mbak :(
    Sampai sekarang ini saya sudah di decline 16 host, hahahaha.
    Untuk yang nyari penginapan buat NYE di CBD, emang harus menganggarkan lebih ke akomodasi.
    Pelajaran buat tahun-tahun berikutnya deh.

    Oh ya, saya sempat nemu The Grand Hotel biayanya AUD135 untuk 1 malam pas NYE, lokasi sekitaran CBD dan bisa buat 2 orang. Jarang banget nemu hotel/hostel di CBD yang jual 1 malem dengan harga se-"murah" ini :(
    Semoga bermanfaat untuk yang sedang hunting penginapan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih banyak ya sharing dan tip-nya.

      Delete
  5. Anonymous16.11.14

    Salam kenal mba. Saya ada rencana pergi ke Melbourne, Aussie tahun depan. Sambil nabung, saya ada rencana sewa kamar via airbnb. Mau tanya mb. Saya baca di keterangannya biaya sewa kamar AUD 450/week. Nah pas dikalkulasi (di deket tombol request to book) jadi sekitar AUD 650. jadi selisihnya itu fee buat airbnbnya kah? Mohon pencerahannya. makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang ada fee airbnb, seperti tax kalau hotel. tapi setahuku cuma sekitar 10%. coba cek lagi, mungkin ada cleaning fee (kebersihan) dan fee tambahan orang. kelihatan kok break-down fee-nya.

      Delete
  6. hai saya mau bertanya nih karena baru survey dan sedang menghitung budget perjalanan, untuk permalam di cordoba saya mendapat sekitar 300-500 per malam, karena saya pergi berdua apakah harga tersebut sudah termasuk 2 orang dalam semalam atau satu orang per malam ya? terimakasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biasanya harga per kamar (kecuali kalau penginapannya hostel).
      Coba aja kamu booking untuk 2 orang, harga berubah nggak? Atau cek di keterangan, ada tambahan untuk extra person apa enggak.

      Delete
  7. pernah ga ya dengar kejadian, kita sudah sewa apartemen di airbnb. Tapi pas hari H, kita sudah sampai di apartemennya, ga ada org disana. Kalau kaya gitu gimana ya? Emang sih uang kita disimpan sama airbnb. Tapi kan kita jadi susah lagi cari penginapan dadakan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebaiknya tulis pesan dulu ke host, janjian gimana ngasih kuncinya. pengalamanku di Paris gak ketemu hostnya tapi dia kasih kode masuk apartemen dan kunci ditaruh di kotak pos.
      Kalau ragu2, pilih yang reviewnya bagus atau pakai fitur Superhost.

      Delete
  8. haii Mba, kalo kredit nya ga muncul secara otomatis gimana ya?

    ReplyDelete
  9. hi mba,, kebeneran lagi cari2 info soal airbnb..
    saya mau tanya, dari sisi guest setau saya airbnb itu akan keep uang qta smp qta selesai jadi nginep,, nah itukan kata2 nya di KEEP ya, saya mikirnya :

    1. apa itu berarti si airbnb tetep langsung ngecharge ke tagihan CC qta bulan depan tapi uangnya ditahan ke host nya smp qta jadi & selesai nginep, atau
    2. airbnb cuma ngedata CC sbg guarantee bookingan qta, tagihan bulan dpn belum masuk, akan masuk setelah qta jadi & selesai nginep??? klo kondisi ky gini kan mirip BOOKING.COM tu jd data CC qta cuma didata tapi tdk terjadi pembayaran smp bts waktu tertentu (biasanya 1-3 hari sebelum qta nginep)

    dari 2 kondisi itu mana yg bener untuk kasus airbnb ini ya???

    ReplyDelete
    Replies
    1. nomor 1.
      langsung ditagih, masuk airbnb, ditransfer ke host setelah kita selesai nginep.

      Delete
  10. Waah artikelnya informatif sekali mbaa, mau ada rencana nih untuk booking penginapan di seoul nanti lewat airbnb..
    Mau tanya nih mba, kalo bayar pake cc nanti ditagihnya sesuai dgn mata uang negara tujuan kan ya? Nah nanti di tagihan ccnya sesuai dgn idr yg ditampilkan di webnya atau ada perbedaan kurs ya mba? Soalnya waktu itu pernah bli sesuatu mata uangnya dollar, pdhl kurs dollar waktu itu 13rban eh di cc jd 17rb kursnya ��

    Terimakasih sblmnya mba ����

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, mata uang sesuai negara tujuan. Waktu booking di Paris, saya ditagih pakai Euro. Kurs yang dipakai saat memesan (bukan saat menginap), tergantung kurs bank kartu kredit yg digunakan, biasanya lebih tinggi sedikit daripada nilai tukar uang kertas.

      Delete
  11. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  12. Halo Mbak.. mau tanya.. kalo bayar pakai kartu debit pilihan payment typenya apa ya? Apakah tetap credit card?? thanks

    ReplyDelete
  13. Trimakasih infonya cukup mendapatkan pengalaman

    ReplyDelete
  14. Info yg sangat menarik Dan member ide Segar. Terima kasih

    ReplyDelete
  15. Mbak maaf nih mau tanya kalo pesen Airbnb tapi bayar byarnya lewat VCN. Itu kalo misalnya (semoga saja tidak) ada masalah trus minta refund, refund nya kemana ta kalo kita bayar nya pake VCN?
    Terima kasih

    ReplyDelete
  16. halo kak ade,

    dari setelah aku baca, itu betul kah pembayarannya via CC ngga full ya kak (sistem DP, pelunasan 24jam setelah check in). DP nya berapa persen dari total payment ya kak? soalnya aku kan mau booking semua penginapan selama 45 hari di europe buat ngajuin visa, jika ditolak pasti kan semua kita cancel (refund). mohon pencerahannya kak, makasih

    ReplyDelete
  17. Halo mb Ade, sy kan sudah daftar airbnb sebelumnya, gmn caranya ya biar bisa dapetin credit dari mb Ade? Karena Kali Dari link udah gak bisa. Trims

    ReplyDelete
  18. Hi Mba Ade! Makasih ya atas tipsnya, saya 1st timer AirBnB, krn semakin berumur saya kok makin ga bisa toleran di hostel :'D jd saya mau coba akomodasi ini.

    Saya juga follow dikit greeting yg Mba Ade tulis ke Host dan voila! Baru 5 host yg saya message, 3 declined tapi 2 host menerima saya. Padahal saya baru daftar bulan lalu.

    Semoga saya menemukan kecocokan pakai AirBnB sbg akomodasi menginap pengganti Hostel^^

    Oia, saya menggunakan AirBnB untuk trip saya ke Amsterdam

    - Utie

    ReplyDelete
  19. Kalau ada yang akan berkunjung ke Amsterdam dan membutuhkan kamar yang harga sewanya murah, bisa dilihat disini: http://bit.ly/SewaKamar

    ReplyDelete
  20. Halo mbak.. Mau tanya di bagian kolom "guests" itu diisi 1 orang atau 4 orang? Saya sedang merencanakan akomodasi untuk 5 orang termasuk saya menggunakan airbnb tapi kebingungan mengisi jumlah guests atau tamu. Mohon tanggapannya. Trims

    ReplyDelete
  21. Udah booking apartement airBnb buat April 2017, di Shinjuku, Tokyo.
    Cuma respon host nya lama deh, mesti ditelpon dulu baru dijawab.
    Semoga aman ya, jadi rada khawatir juga sih.

    ReplyDelete